isis di kilang baijiBaghdad, LiputanIslam.com – Sumber lokal di provinsi Salahuddin menyatakan bahwa kelompok teroris takfiri ISIS telah melarikan ratusan korban tewas dan lukanya dalam pertempuran di sekitar kilang minyak Baiji ke kota Mosul dengan konvoi mobil. Bersamaan dengan ini, seorang pejabat di provinsi Salahuddin menepis kabar yang beredar bahwa komandan Brigade Perlindungan Kilang Baiji terbunuh dalam kontak senjata dengan ISIS.

“Para anggota ISIS di melalui pengeras suara yang dipasang di mobil-mobil mereka di distrik Shurqat (120 km utara Tikrit) telah meminta penduduk supaya mendonorkan darah untuk para korban luka mereka,” ungkap sumber itu kepada al-Sumaria News, Selasa (14/4).

Sumber yang merupakan salah satu tokoh masyarakat distrik Shurqat namun meminta tidak disebutkan namanya itu menambahkan, “ISIS telah melarikan ratusan anggotanya yang luka dan tewas dalam pertempuran di sekitar kilang Baiji menuju distrik Shurqat, dan dari situ bergerak lagi menuju kota Mosul.”

Dia meminta supaya pasukan udara menggempur konvoi mobil besar-besaran pasukan ISIS yang bergerak di jalur Shurqat – Baiji, yaitu jalur yang juga digunakan kelompok ini dalam pengiriman pasukannya ke kilang Baiji.

Menurut sumber itu, ISIS intensif mengantar pasukannya melalui jalur itu ke distrik Baiji dalam tiga hari berturut-turut.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Keamanan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Salahuddin Khaled al-Khazrai di hari yang sama membantah kabar ISIS telah menguasai sebagian kilang minyak Baiji.

“Tidak benar kabar bahwa ISIS menguasai bagian-bagian kilang minyak Baiji… Pasukan keamanan berhasil membendung serangan ISIS terhadap lingkungan kilang, sebanyak 40 kawanan bersenjata tewas dan 10 kendaraan mereka hancur,” katanya.

Lebih lanjut dia juga membantah laporan bahwa komandan Brigade Perlindungan Kilang Baiji, Daif Khalif Ayyub, terbunuh dalam pertempuran.

“Orang yang gugur adalah perwira berpangkat letnan,” lanjutnya.

Dia mengakui bahwa di kawasan al-Jazirah yang membentang luas di antara Baiji dan Dujail ke arah provinsi Anbar terdapat sarang-sarang ISIS.

“Pasukan yang ada tidak cukup untuk membebaskan kawasan-kawasan al-Jazirah dan kawasan-kawasan sekitar kilang Baiji. Kami sudah mengimbau Abadi (Perdana Menteri Irak), Menteri Pertahanan, Menteri Dalam Negeri, dan relawan al-Hasyd al-Syakbi supaya memperkuat pasukan yang ada di sana. Kami meminta supaya dilakukan pembebasan kawasan-kawasan itu untuk menjamin keamanan kilang, namun respon yang ada belum memuaskan,” paparnya.

Dia menambahkan bahwa sebab utama terjadinya lagi serangan ISIS dalam dua hari lalu ialah penarikan relawan al-Hasyd al-Syakbi dari dalam kota-kota ke kawasan-kawasan sekitar.

Sebelumnya di hari yang sama sumber keamanan provinsi Salahuddin mengabarkan bahwa komandan Brigade Perlindungan Kilang Baiji terbunuh bersama sembilan orang yang menyertainya dalam kontak senjata dengan ISIS di dalam komplek kilang. Dia juga menyebutkan bahwa ISIS telah menguasai banyak bagian di dalam komplek itu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL