iran arak reactorTeheran, LiputanIslam.com – Sikap pemerintah Teheran dinilai justru semakin keras terkait reaktor air ringan (LWR) Iran di kota Arak ketika Barat meminta supaya Iran menutup fasilitas pembangkit listrik tersebut.

Menurut FNA, penilaian ini dinyatakan oleh kantor berita Reuters yang berbasis di London, Inggris. Reuters juga menyebutkan peringatan pemerintah Iran bahwa kondisi ini dapat melenyapkan kesempatan bagi Barat untuk menyurutkan kerisauannya terhadap proyek nuklir Iran.

Sambil mengutip pernyataan anggota perunding senior nuklir Iran, Abbas Araqchi, Reuters melaporkan bahwa permintaan para pejabat Barat supaya Iran menutup LWR Arak atau mengurangi kapasitas produksi listriknya dari 40 megawatt menjadi hanya 10 megawatt merupakan permintaan yang menggelikan di mata pemerintah Teheran.

Negara-negara Barat mengklaim bahwa LWR Arak dapat menghasilkan plutonium yang dapat digunakan untuk membuat dua bom nuklir pertahun. Klaim ini berulangkali dibantah oleh pemerintah Iran dengan menyatakan bahwa aktivitas reaktor itu adalah untuk produksi radioisotop yang diperlukan untuk industri farmasi nasional Iran. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL