Teheran, LiputanIslam.com –  Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran Laksamana Ali Shamkhani memastikan bahwa balasan atas serangan Israel terhadap Lanud T-4 yang menyebabkan kematian sejumlah penasehat militer Iran di Suriah pasti akan terjadi, dan waktu serta tempatnya ada di tangan Iran.

“Balasan terhadap Israel adalah satu kepastian, namun tempat dan waktu pembalasan ini ada di tangan Iran. Jika Rezim Zionis (Israel) belum mengerti bahwa masa serangan dan intimidasi telah berakhir maka ia harus membayar ketidak tahuan ini,” ungkapnya dalam pernyataan yang ditayangkan oleh televisi resmi Iran menjelang keberangkatannya ke kota Sochi, Rusia, Selasa (24/4/2018), untuk mengikuti konferensi keamanan nasional yang akan dihadiri adalah para petinggi keamanan dari 100-an negara dunia.

Shamkhani mengapresiasi upaya negara-negara Eropa untuk menyelamatkan JCPOA, namun dia juga meminta mereka agar tidak memberi konsesi apapun kepada Presiden AS Donald Trump dalam upaya melestarikan perjanjian ini.

“Jika (upaya Eropa) ini berarti penghinaan terhadap Republik Islam Iran atau pembayaran upeti kepada Trump maka Eropa telah melakukan kesalahan stategis,” ujarnya.

Inggris, Perancis, Jerman, dan Uni Eropa yang terlibat dalam JCPOA selama ini telah berusaha membujuk Trump agar konsisten kepada JCPOA yang diteken AS di era kepresidenan Barack Obama pada tahun 2015. Presiden Perancis Emmanuel Macron dewasa ini sedang berkunjung ke AS dengan harapan dapat mendiskusikan JCPOA dengan Trump.

Gedung Putih meminta supaya ketentuan terhadap Iran diperketat terkait dengan sepak terjangnya di Timteng serta proyek nuklir dan rudal balistiknya, namun Teheran menegaskan tak ada alasan apapun bagi negosiasi untuk pembatasan program rudal balistik yang dipandang Iran sebagai dasar dalam sistem pertahanannya.

“Republik Islam Iran tidak akan pernah membiarkan negara manapun dan dalam kondisi apapun melanggar garis merah,” pungkas Shamkhani. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*