suriah seymour hershWashington, LiputanIslam.com – Jurnalis investigatif terkenal Amerika Seymour Hersh memastikan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad akan dapat mengatasi krisis yang melanda negaranya, dan kelompok pemberontak yang menamakan dirinya Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) tidak akan berwujud lagi.

Sebagaimana diberitakan Rai al-Youm, kontributor reguler majalah The New Yorker peraih anugerah Pulitzer atas reportasinya mengenai peristiwa pembunuhan massal My Lai dalam Perang Vietnam itu menyatakan bahwa kelompok-kelompok oposisi Suriah sebaiknya berunding dengan pemerintah Suriah untuk membentuk pemerintahan moderat.

Menurutnya, sudah banyak petinggi kelompok FSA yang menjalin komunikasi dan kesepakatan-kesepakatan tertentu dengan pemerintah Damaskus. Karena itu dia memastikan bahwa FSA pada akhirnya akan bubar.

“Bashar al-Assad tidak akan mundur, FSA juga tidak akan berperang dengannya, karena itu mereka berusaha mendirikan pemerintahan moderat (bersama pemerintah Damaskus),” katanya.

Sementara itu, situs berita World Bulletin yang berbasis di Turki mengutip laporan kantor berita negara ini, Anatolia, bahwa kelompok teroris Front al-Nusra telah menangkap sekitar 150 anggota FSA di provinsi Idlib, Suriah.

Al-Nusra yang menguasai beberapa kawasan pedesaan di provinsi ini menuduh para anggota FSA itu telah menyerang anggota al-Nusra dan terlibat korupsi. Karena itu kini para anggota FSA yang ditangkap itu menantikan keputusan al-Nusra dalam menentukan bentuk hukuman terhadap mereka.

Kelompok Front al-Nusra adalah kelompok teroris cabang al-Qaeda di Suriah yang berhasil merebut banyak wilayah pedesaan di provinsi Idlib dari tangan kelompok-kelompok pemberontak Suriah yang berafiliasi dengan FSA. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL