Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan pemerintah Suriah Kamis sore (23/3/2017) memulai operasi militer besar-besaran di distrik Jobar di sisi timur Damaskus untuk merebut kembali beberapa posisi yang lepas dari tangan mereka dalam pertempuran yang terjadi selama empat hari terakhir.

Sumber-sumber anonim mengatakan bahwa tentara Suriah telah bertekad untuk memenangi pertempuran di Jobar, dan tekad ini diambil sebelum dimulainya perundingan pemerintah dengan oposisi di Jenewa hari ini, Jumat (24/3/2017).

Penduduk wilayah timur Damaskus mengatakan bahwa tentara Suriah melancarkan serangan sengit terhadap beberapa kawasan yang dikuasai kawanan bersenjata di Jobar dan bagian timur Abbasiyin.

Kubu oposisi menguasai distrik Jobar sejak sekira empat tahun silam, sementara tentara Suriah sudah beberapa kali menggelar operasi militer untuk menguasainya lagi.

Di provinsi Hama, tentara Suriah juga mengerahkan perlengkapan militer secara besar-besaran untuk menghadapi pergerakankelompok-kelompok teroris di kawasan utara wilayah ini.

Sejak Selasa lalu kelompok-kelompok teroris Jabhat al-Nusra, Partai Islam Turkestan, Jaish al-Nasr, Jaish al-Izzah, Abna al-Sham, dan Pasukan Pembebasan Idlib menyerang tentara Suriah dan berhasil menduduki sejumlah desa di utara dan barat laut Hama.

Para aktivis Suriah mengatakan tentara berhasil menguasai desa Kawkab setelah bertempur sengit melawan Jabhat al-Nusra. (mm/raialyoum/irna/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL