irak sinjarArbil, LiputanIslam.com – Pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kian terdesak oleh kegigihan pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, dalam berperang melawan kawanan ekstrimis takfiri tersebut.

Menurut laporan Alalam Jumat (19/12), kawanan bersenjata ISIS akhirnya kabur ke wilayah perbatasan Suriah setelah terusir dari dua tempat, yaitu Gunung Sinjar dan Gunung Tel Afar di provinsi Ninawa di bagian utara Irak. Mereka terusir dari Gunung Tel Afar beberapa jam setelah kabur dari Gunung Tel Afar.

Setelah empat bulan ISIS menebar aksi pembantaian warga pemeluk sekte Yazidi di kawasan tersebut Peshmerga kini melancarkan serangan dari arah Zumar dekat Bendungan Mosul dan arah Rabi’ah dekat perbatasan Suriah hingga berhasil merebut kembali wilayah seluas sekitar 100 kilometer persegi di dekat Sinjar untuk kemudian membuka jalur yang aman bagi evakuasi ratusan kepala keluarga yang terkepung ISIS.

Sementara itu Komandan Peshmerga Gunung Sinjar Brigjen Ashti Kujar menyatakan pihaknya berhasil merebut banyak kawasan di Distrik Sinjar tanpa perlawanan dari ISIS.

“Sekarang mental mereka sudah hancur total,” katanya sembari menyatakan bahwa Peshmerga masih akan terus bergerak untuk membebaskan pusat distrik Sinjar dari cengkraman ISIS, sebagaimana dilansir al-Sumaria.

Komandan Alinasi Kurdistan Mahma Khalil mengatakan sebanyak 20 anggota ISIS yang beberapa di antaranya warga negara asing menyerah di Gunung Sinjar.

Sumber-sumber militer menyebutkan bahwa Peshmerga mengerahkan 8000 ribu personilnya dalam perang dengan misi memutus jalur suplai ISIS serta pengepungan kelompok brutal ini di Mosul dan Tel Afar. Perkembangan ini membuat ISIS terpaksa memutus jaringan telefon seluler, membangun kubu-kubu pertahanan di sekitar Mosul dan membatasi pergerakan warga sipil demi mengantisipasi adanya operasi militer yang tak terduga.

Dewan Keamanan Kurdistan memperkirakan lebih dari 80 petempur ISIS tewas, sementara di pihak Peshmerga terdapat tujuh orang tewas akibat serangan bom bunuh diri di desa Qasrij.

Di bagian lain, Kepala Kepolisian Provinsi Diyala Letjen Jamil al-Shamri, menyatakan satu petinggi pasukan ISIS tewas bersama 26 anak buahnya akibat serangan udara di sebuah area di timur laut kota Baquba.

“Satu jet tempur Irak hari ini telah menggempur sarang penting ISIS di sekitar Haudh Sansal (48 kilomeyer timur laut Baquba) hingga menewaskan petinggi militer ISIS yang memiliki julukan Abu Khadijah dan 26 anak buahnya,” ungkap al-Shamri Jumat (19) kepada al-Sumaria.

Menurutnya, ISIS kehilangan banyak komandan pasukannya di Haudh Sansal yang merupakan kubu pertahanan terakhir ISIS di kawasan timur laut Diyala. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL