Teheran, LiputanIslam.com –  Gubernur provinsi Anbar, Irak, Suhaib al-Rawi, mengumumkan bahwa pintu perbatasan Arar antara Irak dan Arab Saudi kembali dibuka setelah ditutup selama kurun waktu 26 tahun.

“Pihak Irak dan pihak Saudi sore hari ini telah membuka kembali pintu perbatasan ini untuk para musafir niaga kedua pihak, “ ungkap al-Rawi, Senin (14/8/2017).

Dia menambahkan, “Kuasa Usaha Arab Saudi di Baghdad, Abdul Aziz al-Shammari, dan Dubes Irak di Riyadh, Rushdi al-Ani, telah meresmikan pembukaan pintu perbatasan ini.”

Putera Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman dalam sidang dewan negara kerajaan ini di hari yang sama juga memberitahukan ihwal pembukaan pintu perbatasan Arar dan menyatakan berharap terjadi perluasan hubungan Riyadh-Baghdad.

Hubungan Saudi dengan Irak dalam beberapa bulan terakhir ini memasuki babak baru menyusul kunjungan Menlu Saudi Adel al-Jubeir ke Baghdad dan lawatan Perdana Menteri Irak Haider Abadi ke Riyadh. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL