Damaskus, LiputanIslam.com –  Sesama kelompok teroris telah bertempur satu sama lain di Ghouta Timur, provinsi Damaskus, hingga menewaskan 40 teroris dan melukai 70 lainnya, Jumat (28/4/2017).

Seperti dilaporkan AFP, lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR), menyatakan pertempuran itu berkobar sejak Jumat antara kelompok Jaish al-Islam di satu pihak dan kelompok Jabhat al-Nusra dan Failaq al-Rahman di pihak lain.

Pertempuran ini pecah setelah terjadi serangan para anggota Jaish al-Islam terhadap sebuah konvoi kelompok Hayat Tahrir al-Sham yang merupakan aliansi Jabhat al-Nusra, cabang al-Qaeda di Suriah, dengan beberapa kelompok lain.

Lembaga ini mencatat 40 orang tewas akibat pertempuran ini, 15 di antara anggota Jaish al-Islam, 23 lainnya anggota Failaq al-Rahman dan Jabhat al-Nusra, dan dua lagi warga sipil.

Pertempuran ini membuat Jaish al-Islam berhasil menguasai tiga daerah permukiman, sementara Jabhat al-Nusra terdesak meninggalkan daerah Qabun Damaskus hingga daerah ini ditempati oleh beberapa kelompok teroris lain.

Ketua biro politik Jaish al-Islam Dilwan Abu Ammar dalam sebuah rekaman suara menyatakan Jabhat al-Nusra telah merampas perlengkapan militer yang dikirim untuk perang di front Qabun sehingga kemudian menyulut pertempuran tersebut.

“Kami sudah berusaha keras untuk pengembalian perlengkapan militer ini melalui perundingan tapi tak membuah hasil,” katnya.

Beberapa media yang dekat dengan para teroris melaporkan bahwa Abu Ghazi, petingg militer Hayat Tahrir Sham tewas dalam pertempuran tersebut.

Suriah sudah lebih dari lima tahun dilanda krisis pemberontak dan terorisme yang dimotori oleh Barat dan sejumlah negara Arab Timteng. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL