suriah_al-nusraBeirut, LiputanIslam.com – Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyatakan bahwa kelompok Front al-Nusra yang merupakan cabang jaringan teroris al-Qaeda di Suriah telah menculik lima orang pemberontak Suriah yang dilatih oleh Amerika Serikat (AS), menyusul memuncaknya pertikaian kelompok itu dengan kelompok-kelompok ekstrimis lainnya di Suriah.

Direktur Eksekutif SOHR Sami Abdurrahman, sebagaimana dilaporkan AFP, menyebutkan bahwa al-Nusra sebelumnya juga telah menculik delapan teroris lain.

“Para teroris Front al-Nusra sejak Senin hingga Selasa (3-4/8) telah menculik lima militan kelompok Divisi 30 yang dibina oleh para pelatih militer AS di desa Qah yang terletak di wilayah perbatasan Suriah-Turki,” tuturnya.

Menurut SOHR, kelompok pemberontak Suriah yang didukung Barat tersebut akhirnya mundur dari markasnya di distrik A’zaz setelah terlibat kontak senjata dengan Front al-Nusra di sekitar markas itu sejak Jumat pekan lalu.

Suriah dilanda krisis dan perang sejak 2011 akibat terjadi pemberontakan yang kemudian diperparah oleh mengalirnya para ekstrimis takfiri dari berbagai negara ke Suriah. Banyak kalangan memastikan bahwa semua kelompok militan dan teroris bersenjata, termasuk ISIS, mendapat dukungan dari negara-negara Barat dan negara-negara sekutu AS di Timur Tengah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL