jet-tempur-suriahDamaskus, LiputanIslam.com –  Lebih dari 30 teroris takfiri menemui ajalnya akibat serangan udara Suriah terhadap beberapa posisi mereka di barat laut kota Homs.

Sumber-sumber militer Suriah, Senin (7/11/2016), menyatakan bahwa beberapa jet tempur Suriah telah membombardir sebuah markas Jabhat al-Nusra, kelompok teroris cabang al-Qaeda di Suriah belakangan menggunakan nama Jabhat Fatih al-Sham, di desa Aqrab di sisi barat laut Homs.

Serangan ini membuat markas itu luluh lantak dan lebih dari 30 anggota Jabhat al-Nusra tewas.

Dalam operasi lain, pasukan darat pemerintah Suriah menggempur beberapa posisi kelompok teroris yang sama di desa Zakfaraniyah di distrik Talbisa, utara Homs, dengan menggunakan roket dan senjata artileri, mengakibatkan beberapa teroris tewas.

Mengenai perang Aleppo, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengingatkan bahwa penghentian serangan udara terhadap para teroris di kota ini bergantung kepada perangai mereka.

“Keputusan mengenai dimulainya operasi serangan udara Rusia di Aleppo, Suriah, akan diambil berdasarkan perilaku para teroris. Jika mereka tidak menyerang, maka Presiden (Rusia) Vladimir Putin berjanji untuk melanjutkan kondisi yang ada sekarang, dan pasukan dirgantara Rusia tidak akan menggempur sisi timur Aleppo,” kata Peskov.

Sejak 20 hari lalu, Rusia dan Suriah menghentikan serangan udaranya demi memuluskan gencatan senjata lima hari di Aleppo sesuai imbauan PBB.  Masa gencatan senjata itu sudah berakhir, namun keduanya masih belum memulai lagi serangan udara di Aleppo timur.

Peskov mengatakan bahwa sudah ada permohonan untuk dimulai kembali serangan udara, tapi Putin menolaknya dan menyatakan bahwa kondisi sementara waktu ini tidak mendukung serangan udara.

Permohonan itu disampaikan oleh pihak militer Rusia sendiri dengan alasan bahwa sejak serangan udara dihentikan, serangan kelompok-kelompok teroris di Aleppo semakin meningkat. (mm/sana/irna)

DISKUSI:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL