bom saudi di yamanSanaa, LiputanIslam.com – Sedikitnya 36 warga Yaman terbunuh akibat serangan udara Arab Saudi di provinsi Hajjah di bagian barat daya Yaman. Sebagian besar korban adalah para pekerja di sebuah gedung perusahaan air mineral di distrik Abs.

“Proses evakuasi para korban tewas dan luka dari reruntutan sudah selesai, dan sejauh ini sudah terkumpul sebanyak 36 jenazah,” ujar penduduk setempat, Isa Ahmad, kepada Reuters via telefon, Minggu (30/8).

Dia menambahkan bahwa banyak korban yang tubuhnya terpotong-potong akibat ledakan.

Berbagai laporan menyebutkan jet tempur Saudi membom distrik ini minimal 15 kali, dan banyak pula warga yang menderita luka-luka akibat serangan.

Jet tempur Saudi juga menggempur kawasan Talh di provinsi yang sama sebanyak enam kali, namun tidak ada laporan mengenai akibatnya.
Sabtu lalu jet tenpur Saudi membom sebuah area di distrik Raze di Sa’ada, menewaskan sedikitnya satu anak kecil, serta menggempur provinsi Taiz hingga menjatuhkan sedikitnya empat korban luka anak kecil.

Membalas serangan itu, tentara Yaman bersama pasukan komite-komite rakyat menyerang pasukan Saudi di bagian barat daya Saudi, mengakibatkan beberapa kendaraan militer Saudi hancur. Dalam peristiwa ini pasukan Yaman juga berhasil merebut satu unit mobil Humvee milik tentara Saudi.

Pasukan udara Saudi dan sekutunya mengamuk di Yaman sejak 26 Maret lalu setelah pemerintahan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi yang bersekutu dengan rezim Riyadh tergusur oleh revolusi rakyat yang digerakkan oleh milisi Ansarullah (Houthi). Riyadh bersumpah untuk menumpas Ansarullah dan memulihkan pemerintahan Hadi, namun sudah lima bulan milisi Ansarullah yang didukung tentara Yaman terus bertahan melawan agresi Saudi.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 4,300 orang kehilangan nyawanya akibat konflik di Yaman sejak Maret lalu Sumber-sumber Yaman sendiri menyatakan jumlah korban yang sesungguhnya jauh lebih besar dari jumlah tersebut.

Lembaga Pengawas HAM (HRW) dan berbagai organisasi lainnya sudah berulangkali menuding Saudi dan sekutunya menggunakan senjata-senjata terlarang, termasuk bom tandan (cluster).

Saudi juga memblokir Yaman hingga menyulitkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Yaman.

Kuburan Cina Dirusak al-Qaeda

Situs berita Bawabah Hadhramaut melaporkan bahwa kawanan teroris al-Qaeda di Yaman juga terlibat “perang dengan orang mati” sehingga pada Sabtu malam lalu menyerang dan merusak kuburan-kuburan Cina di kota al-Mukalla, provinsi Hadhramaut.

Disebutkan bahwa di sisi sebuah jembatan kawanan teroris itu telah menghancurkan beberapa monumen kuburan Cina yang meninggal dunia dalam proses pembuatan jembatan itu pada abad ke-7.

“Para teroris al-Qaeda sejak menduduki kota ini hampir selalu saja mencampuri urusan internal, dan mereka tak segan-segan menghukum siapapun yang menyalahi peraturan yang mereka terapkan,” ungkap seorang narasumber. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL