irak jet ASBaghdad, LiputanIslam.com – Seorang narasumber keamanan Irak menyatakan bahwa puluhan anggota pasukan relawan Irak terbunuh akibat serangan udara Amerika Serikat (AS).

“Jet-jet tempur AS telah menyerang posisi-posisi pasukan rakyat di sekitar kota Mahmoudiyah di selatan Baghdad, mengakibatkan sekelompok relawan yang berjuang bersama tentara tewas,” ungkap narasumber itu, sebagaimana dilansir Alalam, Senin (20/10).

Dia menambahkan bahwa penduduk Mahmoudiyah telah menyiapkan unjuk rasa untuk mengecam serangan AS tersebut.

Sementara itu, anggota parlemen Irak dari fraksi al-Ahrar, Nawa Juma, menuduh koalisi internasional pimpinan AS telah membekali ISIS dengan senjata dan menyerang tentara dan relawan Irak. Dia juga menegaskan bahwa AS sama sekali tidak bermaksud menumpas ISIS.

“Koalisi AS sebenarnya memiliki kemampuan untuk menumpas organisasi teroris ISIS hanya dalam tempo beberapa hari ini dengan menggunakan fasilitas militer dan teknologinya, termasuk untuk mendeteksi tempat-tempat konsentrasi ISIS melalui pantauan satelit. Namun mereka memang tidak bermaksud menumpas ISIS karena khawatir kepentingan dan rencana-rencana tertentunya terganggu. Hal ini terlihat antara lain dari pernyataan mantan menteri pertahanan AS bahwa penumpasan ISIS memerlukan waktu 30 tahun,” paparnya.

Dia menambahkan, “Pesawat-pesawat AS dan koalisi internasional telah melemparkan senjata dan amunisi kepada ISIS kemudian berdalih bahwa hal itu terjadi karena kesalahan. Pesawat-pesawat ini juga mengebom tentara dan relawan di sejumlah kawasan.”

Beberapa hari lalu sejumlah pesawat pasukan koalisi mengebom pasukan relawan di kawasan Tuz Khurmato, provinsi Salahudin, mengakibatkan puluhan relawan tewas dan luka. Pihak koalisi kemudian menyatakan bahwa serangan itu terjadi karena kesalahan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL