korban ledakan suruc turkiSuruc, LiputanIslam.com – Serangan teror bom bunuh diri menerjang kota Suruc, Turki, menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai sekira 100 orang lainnya, Senin (21/7). Demikian dilaporkan korban Hurriyet terbitan Turki.

Berbagai sumber menyebutkan bahwa serangan teror di kota dekat perbatasan Turki-Suriah itu terjadi pada pukul 12.05 di taman Pusat Kebudayaan Amara, Suruc, dan satu teroris lain berhasil dilumpuhkan dan ditangkap aparat keamanan sebelum sempat meledakkan diri.

Serangan mematikan itu ditujukan terhadap para relawan yang hendak menyeberang ke kota Ain al-Arab (Kobane), Suriah, untuk berpartisipasi dalam kegiatan rekonstruksi Kobane. Saat itu para relawan sedang berkumpul di kebun Pusat Kebudayaan Amara untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Federasi Sosialis (Federation of Socialist Youth Associations/SGDF).

Para pejabat Turki mengatakan aksi peledakan bom bunuh diri itu kemungkinan dilakukan oleh seorang perempuan anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menyatakan temuan awal menunjukkan bahwa serangan itu dilakukan oleh anggota ISIS.

“Turki telah dan akan terus mengambil segala tindakan yang diperlukan terhadap ISIS… Langkah-langkah mengenai perbatasan kami dengan Suriah….akan ditingkatkan,” katanya dalam konferensi pers di Ankara, sebagaimana dilansir Reuters.

Sebuah penggalan video yang beredar di medsos memperlihatkan detik-detik peledakan bom yang terjadi ketika berlangsung konferensi pers di bagian tengah kebun. Saat itu sekelompok pemuda terlihat sedang meneriakkan slogan “Kita bela bersama, kita bangun bersama (Kota Kobane),” sambil mengibarkan bendara-bendera SGDF dan membentangkan sebuah spanduk lebar.

Kobane adalah kota Suriah yang mayoritas penduduknya bersuku Kurdi. Di kota ini sempat terjadi pertempuran antara ISIS dan pasukan rakyat Kurdi Suriah selama beberapa bulan hingga akhirnya ISIS berhasil dikalahkan dan diusir dari Kobane tahun lalu. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL