يوم دام باليمن..العدوان يحصد أرواح عشرات المدنيينSanaa, LiputanIslam.com –   Pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi terus menebar maut di Yaman. Serangan yang terjadi Senin (6/7) dilaporkan termasuk serangan yang paling mematikan karena menjatuhkan sedikitnya 45 warga  sipil. Serangan ini merenggut banyak korban karena lokasi yang dihujani bom dari angkasa adalah sebuah pasar di bagian utara kota Aden di selatan Yaman.

“Sebanyak 50 lebih warga sipil juga menderita luka-luka akibat serangan di pinggiran kota pelabuhan Aden ini,” ungkap seorang pejabat keamanan Yaman yang meminta tidak disebutkan identitasnya, sebagaimana dikutip Associated Press.

Laporan lain dari AFP menyatakan beberapa jet tempur pasukan udara koalisi Arab juga membom markas Partai Kongres Rakyat Nasional Yaman pimpinan mantan presiden Ali Abdullah Saleh di Sanaa, ibu kota Yaman.

Serangan itu terjadi di malam hari, mengakibatkan beberapa karyawan dan petugas keamanan markas yang terletak di selatan Sanaa terbunuh.

Serangan ini juga mencengangkan karena terjadi ketika beberapa anggota Partai Kongres Rakyat Nasional mengadakan pertemuan dengan utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmad di lokasi lain di Sanaa.

Cheikh Ahmad tiba di Yaman Ahad lalu (4/7) untuk memaparkan prakarsa gencatan senjata demi penyaluran bantuan kemanusiaan kepada para korban perang negara ini.

Sementara itu, sebagaimana dilaporkan Alalam, sumber-sumber Yaman menyatakan bahwa tentara dan pasukan rakyat Yaman yang terafiliasi dengan Ansarullah (Houthi) telah menembakkan tujuh roket Katyusha terhadap sasaran-sasaran militer Saudi di Jizan, Saudi, namun tidak ada keterangan mengenai akibat serangan ini.

Saudi dan beberapa negara sekutunya menggempur Yaman dengan serangan udara sejak 26 Maret lalu dengan tujuan menumpas milisi Ansarullah, penggerak revolusi rakyat yang menjatuhkan pemerintahan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi yang bersekutu dengan Saudi.

Menurut data PBB, serangan yang sudah memasuki bulan keempat dan tak jelas akan berlanjut sampai kapan itu telah menjatuhkan korban tewas sebanyak lebih dari 2800 orang. Disebutkan pula bahwa sebanyak lebih dari 21 juta orang atau 80% dari total populasi Yaman memerlukan bantuan, dan sebanyak 13 juta orang mengalami krisis bahan makanan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL