Sanaa, LiputanIslam.com –  Dua gelombang serangan udara pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi terhadap Yaman, masing-masing di provinsi Taiz dan Hudaydah, telah menjatuhkan korban meninggal dan luka warga sipil sebanyak lebih 130 orang.

Di Taiz, Yaman barat, gelombang serangan udara Saudi menyasar pasar  tradisional al-Syuhrah yang terletak di kawasan Al-Hamiyah al-Sufla, Selasa (26/12/2017). Serangan ini menjatuhkan korban meninggal dan luka 120 orang dengan kondisi sebagian di antaranya tak dapat diketahui identitasnya karena jenazahnya hangus terbakar dan berserakan.

Sehari sebelumnya, serangan udara Saudi dan sekutunya menerjang sebuah rumah distrik Al-Tahita, Hudaydah, hingga menewaskan 14 orang dalam satu keluarga.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa setelah serangan itu pasukan udara koalisi Arab masih melintas di angkasa setempat untuk menghalangi upaya tim penyelamat korban. Pasukan udara baru meninggalkan angkasa setempat setelah merasa yakin bahwa semua orang yang ada dalam rumah itu terbunuh.

Berbagai pihak di Yaman mengutuk gelombang serangan membabi buta tersebut, tapi masyarakat internasional masih mendiamkannya.

Dilaporkan bahwa dalam 20 hari terakhir jumlah korban meninggal dan luka mencapai sekira 1000 orang, angka yang menyamai 1000 hari peringatan serangan udara Saudi dan sekutunya ke Yaman, dan pada peringatan ini pula kelompok Ansarullah Yaman beberapa waktu lalu melesatkan rudal balistik ke arah Istana Al-Yamamah di Riyadh dari jarak 1000 kilometer. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL