Syria-crisisAleppo, LiputanIslam.com –  Puluhan orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan mortir dari para gerilyawan anti pemerintah Suriah terhadap beberapa daerah permukiman di kota Aleppo.

Mengutip keterangan sumber-sumber lokal, kantor berita SANA Kamis ((17/4/2014) menyebutkan, beberapa peluru mortir telah menggasak daerah-daerah permukiman Sulaymaniyah, al-Maidan, dan  Maysaloun, menjatuhkan korban tewas sebanyak 21 warga sipil, dua di antaranya anak kecil, dan menciderai 80 warga lainnya.

Sementara itu, Pengawas Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah melaporkan, hampir 50 orang yang sekitar separuh di antaranya adalah tentara Suriah terbunuh akibat serangan gerilyawan terhadap sebuah barak militer di Aleppo. Lembaga yang berbasis di Inggris ini juga menyebutkan bahwa 20 militan, sebagian di antaranya berstatus komandan, juga tewas dalam pertempuran di Aleppo tersebut.

Sedangkan menurut laporan media Suriah, tentara pemerintah berhasil menggagalkan upaya penyusupan militan ke dalam barak dan membunuh beberapa orang di antara mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir, tentara Suriah berhasil meraih banyak kemenangan dalam pertempuran melawan gerilyawan pemberontak dan ekstrimis, walaupun pihak gerilyawan mendapat dukungan dana dan senjata dari berbagai negara musuh Suriah. Belum lama sebagian kelompok militan mengunggah rekaman video yang memperlihatkan bahwa mereka telah menerima bantuan berupaka 20 unit misil anti-tank buatan Amerika Serikat.

Rabu lalu, sejumlah besar gerilyawan tewas akibat operasi masif tentara Suriah di kota-kota Homs, Aleppo, dan Idlib.  Tentara juga telah menghancurkan gedung telekomunikasi di kota Housh Arab di wilayah Qalamoun, dekat Damaskus, karena gedung itu digunakan oleh militan sebagai tempat produksi alat peledak.

Suriah dilanda perang sejak 2011 akibat pemberontakan yang disponsori oleh sejumlah negara Barat dan beberapa sekutunya di kawasan Timur Tengah, terutama Arab Saudi, Qatar dan Turki.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*