tentara pakistanIslamabad, LiputanIslam.com – Sebanyak 27 militan dilaporkan tewas diterjang serangan darat dan udara di bagian barat laut negara ini, Kamis (18/12).

Pihak militer Pakistan, sebagaimana dilaporkan Press TV, menyatakan bahwa 17 militan tewas akibat serangan udara di kawasan adat Khyber, dan 10 militan lainnya tewas diterjang operasi darat di kawasan adat Bajaur.

Operasi ini dilancarkan beberapa jam setelah terjadi ledakan bom jalanan yang membunuh tiga pasukan paramiliter di Bajaur, sekitar 200 kilometer barat laut Peshawar.

“Tiga pasukan paramiliter terbunuh ketika mereka berjalan dan menginjak bahan peledak yang ditanam di bahu jalan di kawasan Damadola di distrik suku Bajaur,” ujar pejabat setempat Suhail Khan kepada AFP.

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut. Namun demikian, Taliban Pakistan dan kelompok-kelompok yang terafiliasi dengannya diketahui kerap menyerang pasukan keamanan di bagian barat laut Pakistan.

Pakistan terlibat perang dengan kawanan teroris pribumi yang dalam beberapa tahun terakhir ini gencar melancarkan aksinya hingga menewaskan ratusan korban, terutama dari kalangan warga sipil.

Pemerintah dan militer Pakistan belakangan menegaskan lagi tekadnya untuk memerangi militan pro Taliban yang dikenal dengan nama Tahrik-i Taliban Pakistan (TTP). Hal ini mereka nyatakan menyusul tragedi serangan brutal TTP terhadap sebuah sebuah yang dikelola Angkatan Darat Pakistan di bagian barat laut kota Peshawar Selasa lalu (16/12).

Menurut laporan terbaru, serangan teror paling mematikan di Pakistan itu menewaskan 148 orang. Parahnya, 132 di antara total korban tewas itu adalah anak kecil yang menjadi siswa sekolah tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL