Gardez, LiputanIslam.com –  Sedikitnya 25 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka akibat serangan bom bunuh diri yang dilancarkan oleh dua orang pelaku terhadap warga Muslim Syiah yang sedang menunaikan shalat Jumat di sebuah masjid di bagian timur Afghanistan, Jumat (3/8/2018).

Sardar Wali Tabasum, Jubir Kepolisian Provinsi Paktia, mengatakan bahwa kedua pelaku datang membawa senapan dan memasuki masjid Khawaja Hassan di kota Gardez, provinsi Paktia, lalu menembaki para jamaah sebelum kemudian meledakkan diri.

“Tim-tim gawat darurat telah mengumpulkan 25 mayat dari dalam masjid,” kata Abdullah Hazrat, juru bicara gubernur Paktia.

Dia menambahkan bahwa setidaknya 81 orang lainnya terluka akibat serangan brutal tersebut.

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu, sedangkan kelompok bersenjata Taliban membantah pihaknya terlibat.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengutuk dan menyebut serangan itu “tidak manusiawi” serta mengingatkan bahwa warga Afghanistan tidak akan terpecah belah oleh serangan bernuansa sektarian.

Serangan teror melanda beberapa kawasan urban di berbagai penjuru Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir.

Awal pekan ini sedikitnya 15 orang tewas dan 15 lainnya cedera setelah dua pria bersenjata menyerang sebuah gedung pemerintah di kota Jalalabad.

Dalam beberapa tahun terakhir kelompok teroris yang berafiliasi dengan organisasi teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS) muncul di Afghanistan dan menarget kaum Muslim Syiah.

Menurut PBB, sebanyak 1.692 orang terbunuh dan 3.430 orang lain luka-luka pada semester pertama tahun 2018. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak dimulai pendataan pada tahun 2009. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*