iraq-bombingBaghdad, LiputanIslam.com – Puluhan orang tewas akibat serangkaian teror bom mobil dan tembakan peluru mortir di beberapa wilayah yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah di Irak, Rabu (9/4).

Di kota Numaniyah, sekitar 80 km selatan Baghdad, satu bom meledak di sebuah area pusat perdagangan. Ledakan ini kemudian disusul oleh serangan bom mobil yang sengaja diledakkan di tengah kerumunan orang yang sedang berusaha menolong para korban ledakan pertama.  Polisi Irak menyebutkan tujuh orang tewas dan 17 lainnya cidera akibat dua ledakan tersebut.

Beberapa serangan bom mobil juga mengguncang kota Baghdad. Serangan di Nidhal Street mengakibatkan empat warga tewas dan 11 lainnya cidera, sedangkan di distrik Kazimiyah menewaskan tujuh orang dan melukai 42 orang lainnya, dan di area pusat perdagangan Jadiriyah menewaskan tiga orang dan melukai delapan lainnya.

Di desa Sabaa al-Bour, 30 km utara Baghdad, beberapa peluru mortir menerjang permukiman warga setempat, mengakibatkan empat orang tewas dan 13 lainnya luka-luka.

Aksi teror menggila di Irak menjelang pemilu 30 April 2014. Tentara Irak bersama sekelompok milisi Sunni berjuang menumpas kelompok ekstrimis yang terhubung dengan jaringan teroris al-Qaeda di bagian barat negara ini, terutama di provinsi Anbar, sejak Desember 2013.

Kementerian Dalam Negeri Irak menyatakan bahwa militan ekstrimis itu telah mengobarkan perang terbuka di Irak dan berusaha mengacaukan keamanan di negara ini. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*