Damaskus, LiputanIslam.com –  Puluhan tentara Suriah dan sekutunya terbunuh akibat serangan udara yang diduga dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) di distrik al-Harra, tenggara kota Abu Kamal, di wilayah perbatasan Suriah-Irak.

Laporan Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) yang dikutip al-Alam, Senin (18/6/2018), menyebutkan korban tewas bahkan mencapai 52 orang, dan serangan yang terjadi pada Minggu malam itu dilakukan melalui udara dengan sasaran sebuah konvoi militer yang sedang berhenti di sebuah titik militer di al-Hurra.

Pemerintah Suriah menuduh AS menyerang konvoi itu demi menyokong kelompok teroris ISIS, namun AS membantahnya. Seorang pejabat AS mengatakan bahwa serangan itu dilakukan oleh Israel.

“Aa beberapa sebab yang membuat kami yakin bahwa itu adalah serangan Israel,” kata seorang pejabat anonim AS kepada AFP.

Sumber militer Suriah kepada SANA mengatakan, “Pasukan koalisi pimpinan AS telah menyerang salah satu posisi militer kami di distrik al-Hurra di tenggara Abu Kamal. Korban yang gugur bertambah dan beberapa lainnya terluka.”

Serangan ini terjadi tiga hari setelah tentara Suriah membebaskan kawasan sepanjang 40 kilometer yang membentang di jalur Haql al-Ward, al-Maizalah, al-Tamah hingga Faidah bin Muwaini dan penyisiran kawasan sekira 2000 kilometer persegi di Baidah Barat.

Pasukan koalisi internasional pimpinan AS telah berulang kali menyerang posisi pasukan Suriah dengan tujuan membangkitkan mental kawanan teroris ISIS yang sudah kalah perang. Berbagai laporan dari sumber-sumber lapangan menyebutkan bahwa AS memberikan berbagai bentuk dukungan kepada ISIS untuk ekstremis berfaham Wahhabi ini bisa eksis lagi dan dapat digunakan oleh AS sebagai alat pengacau keamanan Suriah.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*