Sanaa, LiputanIslam.com –  Ahmad Mohammad Abduh Zayed, seorang komandan pasukan loyalis presiden tersingkir Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi, telah menyerahkan diri kepada pasukan keamanan Yaman setelah membelot dari kelompoknya di kawasan pesisir barat negara ini, kemudian memberikan kesaksian mengejutkan, Senin (25/6/2018).

Zayed yang berasal dari provinsi Damar dan tergolong komandan terkemuka kubu Mansour Hadi memberikan kesaksikan bahwa balayon-batalyon pasukan kubu Saudi “berantakan dalam pertempuran di kawasan pesisir barat dan bahkan tak tersisa kecuali sedikit.”

Dia menambahkan bahwa kemenangan yang dikoarkan oleh media kubu Saudi yang disebutnya “musuh” adalah kedustaan yang sengaja disebar justru untuk menutupi kegagalan dan kekalahannya di medan tempur.

“Batalion yang dijuluki al-Matar’i yang berperang bersama musuh di pesisir barat tak tersisa anggotanya kecuali hanya 50 orang, padahal sudah dibekali peralatan tempur yang lengkap. Ada pula batalyon lain pimpinan  Samir al-Masqari yang semula terdiri atas 500 pasukan, tapi sekarang hanya tinggal 250 orang. Sedangkan yang lain-lain ada yang kabur dan ada pula yang terbunuh,” tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa kelompok-kelompok pasukan itu dilatih di Eritrea sebelum dikirim ke Mukha, Yaman.

Dia juga memberikan kesaksian bahwa mereka adalah kelompok-kelompok milisi yang direkrut dari “Sudan, orang-orang bayaran, dan milisi-milisi pengkhianat” dan telah berbuat berbagai macam tindakan amoral. Dia mengaku menyaksikan sendiri bagaimana mereka melakukan aksi-aksi brutal semisal penjarahan, pembunuhan, dan penyiksaan.

“Mereka bahkan membakar mayat-mayat, melakukan berbagai kejahatan yang tak dapat didiamkan dan diterima oleh setiap Muslim yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah,” imbuhnya.

Dia kemudian mengimbau kepada warga Yaman yang bergabung dengan kubu Saudi agar kembali ke pangkuan tanah airnya sendiri.

Sementara itu, badan keamanan Yaman menyatakan bahwa siapapun yang menyerahkan diri maka akan diperlakukan secara terhormat, disambut dengan baik, dan akan dibantu untuk kembali ke pelukan keluarganya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*