amerika john brennanNewYork, LiputanIslam.com – Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bagi Arab Saudi menjadi ibarat kawanan ular berbisa yang dipelihara dan dilepas oleh seseorang untuk mengusik tetangganya namun akhirnya juga menyerang pemeliharanya sendiri.

Kepala dinas rahasia Amerika Serikat (AS), CIA, John Brennan, Rabu (13/7), sebagaimana dilaporkan Reuters, memeastikan ada jejak ISIS dalam serangkaian serangan teror yang melanda Arab Saudi belakangan ini, dan bahwa kelompok superekstrim ini menjadi ancaman serius bagi kerajaan Saudi.

Awal bulan ini serangan bom bunuh diri melanda tiga kota di Arab Saudi, yaitu Jeddah, Qatif dan Madinah al-Munawwarah hingga menewaskan sedikitnya empat petugas keamanan.

Serangan ini mengejutkan khalayak dunia, terutama dunia Islam, karena terjadi di bulan suci Ramadhan hanya beberapa hari menjelang lebaran Idul Fitri, dan satu di antaranya terjadi di dekat makam Rasulullah saw di tanah suci Madinah al-Munawwarah.

ISIS sendiri sejak awal disebut-sebut bertanggungjawab atas serangan itu, namun beberapa media Arab, termasuk Rai al-Youm yang berbasis di London, Inggris, menyebutkan bahwa otoritas Arab Saudi menyelidiki kasus ini sekaligus untuk menjadikannya sebagai bahan untuk mengesankan bahwa negara ini juga merupakan korban terorisme.

Dengan demikian, kalaupun Arab Saudi memang korban terorisme, namun realitas ini adalah ibarat senjata makan tuan.

Guardian 11 Juli lalu melaporkan bahwa komite parlemen Inggris meminta kepada Arab Saudi supaya berbuat lebih banyak untuk memastikan bahwa keluarga yang berkuasa di negara ini tidak mendanai ISIS secara diam-diam. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL