Washington, LiputanIslam.com – Senat Amerika Serikat (AS), Kamis (13/12/2018), menyetujui resolusi yang menyerukan diakhirnya keterlibatan AS dalam invasi militer koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab (UAE) terhadap Yaman, dan menyetujui resolusi yang menyebut Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.

Dilaporkan bahwa politisi AS terlihat semakin gusar menyaksikan peningkatan drastis jumlah korban warga sipil Yaman akibat serangan udara Saudi dan UEA dengan menggunakan senjata buatan AS dalam dua tahun terakhir.

Suara terakhir untuk resolusi Yaman adalah 56 suara setuju melawan 41 menentang, dan sebanyak tujuh anggota Republik mengabaikan sikap partai mereka dengan memilih mendukung resolusi tersebut.

Resolusi Yaman telah diajukan oleh Senat dalam pemungutan suara 55-44 pada 20 Maret, tetapi setelah terjadi kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, merebaknya kemarahan di Washington mendorong para politisi untuk mengangkat lagi masalah Yaman.

Khashoggi terbunuh setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

Setelah memberikan pernyataan simpang siur mengenai keberadaan Khashoggi, Arab Saudi akhirnya mengakui bahwa dia terbunuh di dalam konsulat dengan kondisi mayat termutilasi.

Kerajaan Saudi kemudian bersikukuh bahwa MBS tidak mengetahui ihwal pembunuhan ini, sementara Turki memastikan pembunuhan ini diperintahkan oleh pemimpin Saudi pada level tertinggi.

Badan intelijen AS, CIA, berkesimpulan bahwa MBS setidaknya mengetahui pembunuhan itu, namun Trump dalam wawancara dengan Reuters pada Selasa lalu kembali menegaskan dukungannya kepada MBS.

Kamis kemarin Senat dengan suara bulat menyetujui dua resolusi terpisah dan tidak mengikat, masing-masing berisi kecaman terhadap pembunuhan Khashoggi dan menyerukan diakhirnya perang Yaman.

Koalisi Saudi-UAE menginvasi Yaman sejak tahun 2015 dengan dalih menumpas kelompok pejuang Ansarullah (Houthi). Menurut kelompok-kelompok peduli hak asasi manusia dan monitoring perang, lebih dari 60.000 orang tewas di Yaman akibat pemboman atau kelaparan dan kondisi lainnya sejak perang dimulai. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*