Teheran, LiputanIslam.com –  Semua pemimpin dan kepala negara Arab, termasuk anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC), menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Iran atas wafatnya tokoh besar dan mantan presiden Iran Ayatullah Hasyemi Rafsanjani, kecuali Kerajaan Arab Saudi.

Menurut Fars News, hal ini disayangkan terutama karena Rafsanjani merupakan pejabat Iran yang selalu menghendaki perbaikan hubungan Iran dengan negara-negara Arab Teluk Persia serta pernah dekat dengan para petinggi Saudi di era Raja Abdullah bin Abdulaziz.

Parahnya, TV al-Ekhbariya milik pemerintah Saudi malah meliput dan menayangkan komentar Maryam Rajavi, pemimpin kelompok oposisi bersenjata Iran Organisasi Mujahidin Khalq (MKO), mengenai meninggalnya Rafsanjani.

Rafsanjani berperan besar dalam normalisasi hubungan negaranya dengan Saudi setelah sekian lama memburuk akibat tragedi serangan petugas keamanan Saudi yang menyebabkan banyak jemaah haji Irak meninggal dunia pada dekade 1980-an. Selama menjabat presiden Iran, dia juga sudah dua kali mengadakan pertemuan dengan mendiang Abdullah bin Abdulaziz yang saat itu merupakan putera mahkota Arab Saudi sebelum kemudian dinobatkan sebagai raja.

Rafsanjani berulangkali berkunjung ke Iran dan merupakan pejabat Iran yang istimewa di mata para petinggi Saudi.

Setelah Salman bin Abdulaziz naik tahta di Saudi, Rafsanjani juga berencana berkunjung ke Saudi, tapi batal akibat terbentuknya koalisi Arab dan serangan Saudi ke Yaman serta memburuknya hubungan Teheran-Riyadh akibat beberapa faktor lain, terutama tragedi Mina tahun 2015 yang menjatuhkan banyak korban jemaah haji Iran, dan kemudian penjatuhan hukuman mati terhadap ulama Syiah Saudi Syeikh Nimr al-Nimr.

Saudi memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran menyusul insiden serangan demonstran Iran anti vonis mati tersebut terhadap Kedutaan Besar Saudi di Teheran.

Selama putus hubungan itu, Saudi berulangkali menuduh Iran berusaha mengekspor revolusi Islam ke negara-negara jirannya, tapi di saat yang Riyadh menyokong MKO yang jelas-jelas tercantum dalam daftar kelompok teroris versi Amerika Serikat dan Eropa.  (mm/farsnews/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL