tahanan palestinaRamallah, LiputanIslam.com – Lembaga Palestina Ahrar Center untuk Studi Tahanan dan Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa selama November 2014 Rezim Zionis Israel telah membunuh sembilan orang Palestina dan menangkap 650 lainnya.

Secara lebih detail lembaga ini menyebutkan bahwa di antara warga Palestina yang ditangkap terutama di Tepi Barat, Jalur Gaza dan Baitul Maqdis Timur (Jerussalem) adalah enam jurnalis, 17 perempuan, dan 42 anak kecil.

Jumlah ini diumumkan beberapa hari setelah otoritas Israel mengancam untuk menangkap para aktivis Palestina yang membuat pernyataan-pernyataan anti Israel di jejaring sosial Facebook.

Menurut data terbaru, di 17 penjara dan kamp tahanan Israel terdapat lebih dari 7,000 warga Palestina, dan di antara para tahanan Palestina yang dikurung di penjara-penjara Israel terdapat 18 perempuan, 250 anak kecil, 1,500 tahanan yang sakit dengan kondisi sebagian besar di antaranya kritis, dan 540 orang Palestina yang ditahan dengan status tahanan administratif.

Tahanan administratif merupakan ketentuan sewenang-wenang yang memungkinkan Israel untuk memenjarakan warga Palestina hingga enam bulan tanpa pengadilan atau tuntutan hukum. Ketentuan ini telah diprotes oleh tahanan Palestina pada Juni lalu dengan aksi mogok makan yang kemudian menyebabkan puluhan tahanan dilarikan ke rumah sakit. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL