serangan rusia di suriah1Moskow, LiputanIslam.com –   Militer Rusia menyatakan sekitar 35,000 militan tewas di Suriah sejak Rusia melancarkan serangan udara  di Suriah tahun lalu.

Wakil Menhan Rusia Anatoly Antonov, Jumat (7/10/2016), mengatakan bahwa jumlah itu mencakup sekitar 2,700 warga negara Rusia sendiri dan sejumlah negara eks-Uni Soviet.

Dia mengatakan, “Dalam operasi militer Rusia di Suriah sebanyak 586 kawasan (desa, distrik, dan kota) dengan luas 12,000 km persegi di negara ini berhasil dibersihkan dari teroris.”

Menurutnya, dalam enam bulan terakhir sebanyak 13,000 warga Suriah dan sekitar 3500 tentara negara ini terbunuh akibat operasi serangan para teroris.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan ada sekitar 5000 – 7000 orang dari Rusia dan negara-negara eks-Uni Soviet ikut berperang di Suriah sebagai anggota ISIS atau kelompok-kelompok teroris lainnya.

Serangan udara Rusia yang dilancarkan dengan alasan memerangi terorisme itu berhasil menciptakan perubahan besar  dalam perang di Suriah serta banyak membantu keberhasilan pasukan Suriah merebut kembali berbagai kawasan strategis.

Gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) dan Rusia membentur jalan buntu sejak bulan lalu. Sejak itu hubungan dua negara ini bahkan memburuk, dan Antonov menyalahkan AS dalam perkembangan situasi ini.

“Moskow dan Damaskus sudah memenuhi persyaratan pengindahan gencatan senjata, tapi Washington hanya dapat meyakinkan sebagain kelompok oposisi bersenjata agar menyudahi pertempuran, sedangkan lebih dari 100 kelompok oposisi lainnya masih  melanjutkan aksi bersenjata,” ungkapnya.  (mm/segodnya/AP)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL