Damaskus, LiputanIslam.com –Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa pasukan sekutu tentara Suriah berhasil menguasai wilayah perbatasan negara ini dengan Yordania.

Komandan pasukan Rusia di Suriah Koljen Sergei Surovikin, Jumat (9/6/2017), mengatakan, “Tentara Suriah sekarang menguasai 105 kilometer perbatasan Suriah – Yordania dan membangun sembilan pos pusat pemeriksaan di kawasan ini… Dalam proses kemajuan tentara Suriah dan milisi ke arah posisi-posisi ISIS, kontrol atas perbatasan Suriah-Yordania telah dikembalikan.”

Dia menjelaskan bahwa upaya tentara Suriah untuk menguasai penuh kawasan perbatasan Suriah-Yordania  dan Suriah – Irak masih berlanjut, dan sekarang ini juga berlangsung upaya menciptakan rekonsiliasi antarsuku yang dominan di kawasan tersebut.

Surovikin menambahkan bahwa dalam pergerakan ke arah selatan tentara Suriah juga mendapat perlawanan dari jet tempur pasukan koalisi internasional anti ISIS, dan AS menghendaki supaya pasukan resistensi Suriah itu tidak mendekati posisi-posisi kelompok milisi yang menamakan dirinya Pasukan Suriah Baru (New Syrian Army/NSA).

Menurutnya, AS menghendaki demikian dengan dalih bahwa tentara Suriah berbahaya bagi pangkalan-pangkalan AS dan kamp-kamp pelatihan pasukan lokal di selatan Suriah.

NSA merupakan daur ulang Pasukan Kebebasan Suriah (Free Syrian Army/FSA) yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Turki.

Presiden Suriah Bashar al-Assad sebelumnya mengatakan bahwa Damaskus mengantongi data-data bahwa Yordania berupaya dan berkoordinasi dengan AS untuk menempatkan pasukannya di Suriah. (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL