ban ki-moon pbbNewYork, LiputanIslam.com –  Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyatakan rekonstruksi Gaza yang hancur akibat invasi militer Israel pada musim panas tahun lalu tidak mungkin dapat dilakukan tanpa ada gencatan senjata yang solid dan penghentian blokade Israel terhadap kawasan ini.

Sebagaimana dilaporkan IRNA, pada acara HUT ke-65 lembaga PBB untuk urusan pengsungsi dan HAM Palestina (UNRWA) di markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (2/6) Ban juga menilai berlanjutnya aktivitas lembaga ini dapat diartikan sebagai kekandasan upaya diplomatik untuk mengatasi kemelut Palestina.

Menurutnya, semua peserta acara itu hadir dalam suasana prihatin, dan penyelenggaraan acara ini menandai realitas bahwa problematika Palestina dan penderitaan para pengungsi Palestina hingga kini masih bertahan dan sudah berjalan selama 65 tahun.

Mengapresiasi jerih payah UNRWA dalam kurun waktu tersebut, Ban menambahkan bahwa lembaga ini merupakan tempat perlindungan para pengungsi Palestina sampai penderitaan mereka mendapatkan penyelesaian yang adil dan berkelanjutan.

Sekjen PBB mengingatkan bahwa pengangguran di Jalur Gaza mencapai 60 persen dari total jumlah pemuda Palestina yang ada di sana, dan jumlah ini merupakan yang tertinggi di dunia.

Dia juga menekankan bahwa kondisi kehidupan para pengungsi Palestina sangat sangat buruk dan berat akibat blokade yang dipaksakan terhadap Jalur Gaza oleh rezim Zionis Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL