ban-ki-moonNew York, LiputanIslam.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki-moon Kamis kemarin (2/10) merilis statemen mengutuk keras aksi teror berupa peledakan dua bom mobil di sebuah sekolah dasar di kota Homs, Suriah, yang menewaskan puluhan siswa.

Sebagaimana diberitakan situs UN News Centre, Ban menyebut serangan teror yang terjadi Rabu lalu (1/10) terhadap para siswa sekolah itu sebagai “kebobrokan yang paling luar biasa”.

Situs ini menyebutkan bahwa laporan awal dari media menunjukkan bahwa sedikitnya 39 orang tewas, 30 di antaranya siswa sekolah yang berusia antara enam hingga sembilan tahun.

“Sekjen PBB menegaskan lagi seruannya kepada semua pihak yang terlibat dalam kebrutalan dan konflik berdarah ini supaya secepatnya berhenti menggunakan senjata tanpa memilah sasaran,” ujar Juru Bicara Ban sembari menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para keluarga korban.

Ban juga menyerukan kepada semua pihak yang aktif di Suriah serta kawasan regional dan internasional supaya “melipatgandakan upaya mereka untuk mengakhiri konflik yang mengerikan ini serta membantu pencapaian solusi politik yang telah lama dinanti-nanti.”

Seperti pernah diberitakan LI sebelumnya, dua bom mobil itu diledakkan ketika para siswa SD Ekrimah mulai keluar dari kelas dan akan pulang usai mengikuti pelajaran sekolah yang terletak di kawasan yang mayoritas penduduknya adalah warga penganut aliran Alawi yang juga dianut oleh Presiden Suriah, Bashar al-Assad. (Baca juga: Tragis, Sekolah Dibom Teroris, 40-an Siswa SD Tewas di Suriah)

Ledakan pertama berasal dari sebuah mobil yang diparkir di depan SD Ekrimah, sedangkan ledakan kedua yang terjadi beberapa menit kemudian berasal dari mobil yang dikendarai oleh seorang pelaku serangan bom bunuh diri. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL