ban-ki-moonGazaCity, LiputanIslam.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki-moon tiba di Jalur Gaza melalui pintu perbatasan Erez dekat Beit Hanun di bagian utara Jalur Gaza, Selasa pagi waktu setempat (28/6).

Kantor berita Palestina, Wafa, menyebutkan bahwa kunjungan Ban ini adalah dalam rangka meninjau situasi kemanusiaan yang serba sulit di Jalur Gaza akibat blokade Israel yang sudah berlangsung selama 10 tahun terhadap kawasan ini.

Dalam lawatan ini Ban antara lain akan meninjau bangunan dan rumah sakit milik PBB, dan setelah itu dia akan mengadakan jumpa pers.

Rencananya, dia juga akan mengadakan pertemuan dengan ketua otoritas Palestina Mahmoud Abbas di kota Ramallah, Tepi Barat, Selasa.

Disebutkan bahwa kunjungan Ban ke Palestina ini merupakan yang terakhir kalinya karena tak lama lagi masa jabatannya sebagai Sekjen PBB akan berakhir.

Israel Tutup Masjid al-Aqsa Bagi “Non-Muslim”

Sementara itu, kepolisian Israel telah menutup semua pintu Masjid al-Aqsa bagi umat “non-Muslim” untuk jangka waktu tiga hari.

Penutupan ini dilakukan menyusul terjadinya bentrokan jemaah shalat umat Islam Palestina dengan polisi Israel, sedangkan bentrokan ini sendiri dipicu oleh tindakan provokatif yang sudah terjadi berulang kali, yaitu kedatangan warga Zionis ke komplek Masjid al-Aqsa dengan pengawalan pasukan Zionis.

Anadolu melaporkan bahwa penutupan Masjid al-Aqsa bagi non-Muslim alias warga Zionis Israel ini dinyatakan kepolisian Israel dalam statemen tertulis yang juga disertai pernyataan bahwa seperti biasanya komplek Masjid al-Aqsa juga tertutup bagi non-Muslim pada setiap hari Jumat dan Sabtu.

Menurut data Israel, bentrokan di komplek Masjid al-Aqsa dalam beberapa hari terakhir ini telah menyebabkan 10 orang Palestina ditangkap, dan puluhan lainnya luka-luka.

Disebutkan pula bahwa pada Senin kemarin terdapat 33 warga Zionis yang menyerbu masuk ke komplek Masjid al-Aqsa, sedangkan sehari sebelumnya serbuan dilakukan oleh 18 orang.

Menurut Rai al-Youm, Israel semestinya menutup Masjid al-Aqsa bagi non-Muslim pada hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan, tapi kenyataan polisi Israel bersikeras membiarkan warga Zionis masuk meskipun di dalam masjid ini terdapat banyak umat Islam yang menjalankan ibadah iktikaf. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL