NewYork, LiputanIslam.com –  Sekjen PBB António Guterres menyatakan prihatin atas perkembangan situasi di Jalur Gaza dan mengingatkan resiko pecahnya perang baru antara Israel dan Palestina.

Dalam laporan perdananya mengenai permukiman Israel dia mengecam keras “tindakan kedua pihak” yang telah menyebabkan terjadinya “kondisi sedemikian berbahaya dan rapuh” dalam konflik Palestina-Israel.

“Ini harus menjadi peringatan bagi semua akan bahaya yang telah mendekati perang,” katanya sembari mengaku prihatin atas banyaknya korban jiwa yang jatuh akibat peluru tajam pasukan Israel.

Dia menyerukan kepada Israel agar sedapat mungkin menahan diri dan melindungi warga sipil sesuai undang-undang internasional.

Menurut data Komite Internasional Palang Merah, sebanyak lebih dari 130 orang Palestina terbunuh dan sekira 13,000 orang terluka diterjang peluru pasukan Israel sejak 30 Maret lalu sampai sekarang.

Guterres sebelumnya telah membagikan laporannya kepada para anggota Dewan Keamanan PBB sebagai persiapan untuk rapat bulanan mengenai situasi Timteng yang akan digelar hari ini, Selasa (19/6/2018). (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*