Beirut, LiputanIslam.com –  Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menyatakan organisasi negara-negara Arab ini sejak beberapa tahun lalu tersisih dari isu Suriah dan digeser oleh PBB. Dia juga sulit memperkirakan apa yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di masa kepresidenan Donald Trump.

“Upaya Liga Arab untuk masuk ke isu Suriah bersamaan dengan dimulainya krisis negara ini tak membuahkan hasil, dan kemudian tersisih dari isu ini,” katanya dalam jumpa pers di Beirut, Jumat (20/1/2017).

Hal ini dia katakan saat menjawab pertanyaan wartawan bagaimana peran Liga Arab dalam perundingan damai Suriah di Astana, Kazakhstan, dan mengapa ini selama tak ada kabar mengenai peran organisasi ini dalam beberapa isu Arab, padahal seharusnya sangat berperan.

Dia menambahkan, “Memang, konflik Suriah lebih bersifat regional daripada internasional. Saya setuju dengan pendekatan bahwa Liga Arab tidak masuk dalam konflik-konflik regional yang melibatkan anggotanya.”

Dia kemudian berharap agar ketika gencatan senjata permanen sudah berjalan dan proses politikpun dimulai untuk mengatasi kemelut Suriah Liga Arab dapat memainkan peranannya untuk memulihkan Suriah sebagai sebuah negara regional yang berada dalam kerangka Arab.

Ditanya apakah dia kuatir terhadap era kepresidenan Donald Trump di Amerika Serikat (ASI, terutama terkait pernyataan Trump mengenai hubungan AS dengan Israel, Aboul Gheit mengatakan,”Banyak pernyataan Trump yang perlu dicermati dengan seksama, dia bahkan bisa jadi akan mundur dari pernyataan-pernyataan yang akan datang.. Kami tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh presiden baru AS setelah dia membuat banyak pernyataan selama satu tahun terakhir ini. Tapi kami terus memantau keadaan dan segala sesuatunya.”

Dia menambahkan, “Pernyataan Trump mengenai al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) menyita pikiran kami, tapi kami berharap dia berhati-hati dalam masalah ini dan memikirkan langkah-langkah selanjutnya mengenai al-Quds timur, karena segala tindakan yang tak dipertimbangkan secara matang sebelumnya dapat menimbulkan dampak yang fatal.” (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL