anak palestinaBaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Rezim Zionis Israel sejak awal bulan suci Ramadhan ini sampai sekarang telah menangkap ratusan orang Palestina. Bersamaan dengan ini dilaporkan bahwa pasukan dan warga Zionis masih agresif terhadap Masjid al-Aqsa di kota suci Baitul Maqdis.

Mengutip pernyataan Pusat Kajian Tahanan Palestina, al-Quds Online, Minggu (26/6), melaporkan Israel tak menghargai bulan suci Ramadhan sehingga melakukan aksi penangkapan orang-orang Palestina di berbagai wilayah pendudukan serta melanjutkan tekanan dan penganiayaan terhadap para tahanan Palestina dalam penjara.

Lembaga ini menyebutkan sejak awal Ramadhan sampai sekarang Israel telah menangkap tak kurang dari 330 orang, termasuk 60 anak kecil, yang termuda di antaranya berusia 10 tahun warga al-Khalil (Hebron), dan 21 perempuan.

Kemudian, di antara mereka juga terdapat 13 nelayan Palestina karena pasukan Zionis juga sering menyerang dan bertindak sewenang-wenang terhadap para nelayan Palestina, termasuk dengan menyita perahu-perahu mereka.

Azzam al-Ahmad, ketua organisasi Fatah di parlemen Palestina mengatakan tidak akan pernah terjalin kesepakatan Palestina dengan Israel tanpa pembebasan semua tahanan Palestina.

“Masalah tahanan dan pembebasan mereka semua dari penjara-penjara Rezim Zionis merupakan salah satu prioritas (Presiden Palestina) Mahmoud Abbas dalam urusan Palestina… Tidak akan dijalin kesepakatan apapun dengan Rezim Zionis kecuali seluruh tahanan Palestina dibebaskan.” katanya dalam wawancara dengan kantor berita resmi Palestina, Wafa.

Dia menambahkan bahwa Israel masih melanjutkan represi, penganiayaan, pembunuhan, dan vandalisme di bumi Palestina. Mereka terus menghancurkan rumah dan menggunakan tanah orang-orang Palestina dengan sewenang-wenang demi membangun permukiman Zionis dan dinding pemisah.
Israel bahkan tak segan-segan menolak mentah-mentah prakarsa damai Palestina – Israel yang diajukan oleh Perancis.

Bentrokan di Masjid al-Aqsa

Pasukan Zionis Israel kembali menyerbu masuk ke komplek Masjid al-Aqsa hingga menimbulkan bentrokan dengan jamaah Palestina yang ada di dalamnya, Minggu pagi (26/6).

Situs Gaza Alan melaporkan pasukan Zionis masuk dari Gerbang al-Mugharabah dengan menggunakan bom kejut kemudian terlibat bentrok dengan para jemaah Palestina. Pasukan Zionis itu masuk dengan tujuan mengawal beberapa warga Yahudi dan para turis asing yang bermasuk masuk ke komplek Masjid al-Aqsa.

Beberapa orang Palestina terluka dalam bentrokan tersebut, dan tiga orang ditangkap. Setelah itu pasukan Zionis menutup semua pintu komplek dan tidak membolehkan orang-orang Palestina memasukinya.

Seperti diktehaui, tanah pendudukan Palestina, terutama Baitul Maqdis, sejak Oktober 2015 dilanda gejolak intifada yang dipicu oleh agresi kaum Zionis Israel terhadap Masjid al-Aqsa.

Kebangkitan melawan Israel itu telah menyebabkan 208 orang Palestina dan 32 orang Israel terbunuh. Warga Palestina yang gugur sebagian besar adalah pejuang yang melancarkan operasi serangan anti Zionis. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL