Beirut, LiputanIslam.com – Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR), Selasa (23/5/2017), melaporkan bahwa tak kurang dari 355 orang, 225 di antaranya warga sipil, termasuk 44 anak kecil dan 36 perempuan, tewas terkena serangan udara dan rudal pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) dalam kurun waktu satu bulan sejak 23 April sampai 23 Mei tahun ini.

Angka ini tercatat paling besar selama pasukan koalisi melancarkan serangan ke Suriah sejak September 2014.

SOHR juga mendata sebanyak 122 anggota kelompok teroris ISIS dan delapan pasukan pro-pemerintah Suriah yang sebagian besarnya non-Suriah juga terbunuh akibat serangan ini.

Jumlah korban sipil tertinggi sebelumnya tercatat oleh SOHR sebanyak 220 orang dalam kurun waktu 23 Febaruari sampai 23 Maret 2017.

Dengan demikian, lanjut lembaga yang berbasis di London, Inggris, ini, jumlah korban yang tewas akibat serangan udara dan rudal pasukan koalisi selama menyerang Suriah meningkat menjadi 7,966 orang, termasuk 1,481 warga sipil.

Serangan itu juga menjatuhkan korban luka dengan kondisi yang banyak di antaranya parah dan menderita catat seumur hidup, serta menghancurkan banyak bangunan dan properti warga sipil. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL