Baghouz, LiputanIslam.com – Seorang pejabat Kurdi di bidang media menepis laporan yang menyatakan bahwa Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang berkomponen utama milisi Kurdi telah berhasil menguasai sepenuhnya kantung terakhir kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS/ISIL/DAESH) di Suriah.

“Operasi militer masih berlangsung di Baghouz,” ujar pejabat anonim itu kepada kantor berita Reuters, Kamis (21/3/2019).

Sebelumnya di hari yang sama, kantor berita Kurdi Hawar memberitakan bahwa SDF telah menguasai sepenuhnya kantung terakhir ISIS di Baghouz, dan bahwa kawanan teroris berfaham Salafi/Wahhabi itu sudah terkalahkan sepenuhnya dalam pertempuran yang telah berlangsung sekian minggu.

Mengutip pernyataan reporternya, Hawar saat itu melaporkan, “SDF telah membebaskan Baghouz secara total dari ISIS, dan dengan demikian pertempuran telah berakhir dengan kekalahan ISIS dan kemenangan SDF.”

Rabu malam lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyatakan bahwa pada malam itu pula ISIS akan tertumpas di markas terakhirnya di Suriah.

Trump memperlihatkan selembar kertas untuk mendukung klaim kemenangan atas ISIS, serta menunjukkan dua peta wilayah kontrol kelompok teroris ISIS di Irak dan Suriah, sembari menyebutkan bahwa peta itu “baru saja keluar 20 menit yang lalu.”

“Pada malam pemilu tahun 2016, semuanya yang merah adalah ISIS,” kata Trump sembari menunjuk ke warna merah pada peta itu.

“Sekarang di bagian bawah, tidak ada merah… Sebenarnya, ada sebuah tempat kecil (Baghouz –red.), yang akan hilang malam ini,” lanjutnya. (mm/raialyoum/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*