saudi dubes utk pbb al-mouallimiNewYork, LiputanIslam.com – Arab Saudi menolak seruan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) supaya gencatan senjata segera diterapkan di Yaman.

Duta Besar Arab Saudi untuk PBB Abdallah al-Mouallimi dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon Senin (20/4) menyatakan bahwa “kondisi tertentu” yang disebutkan dalam resolusi yang baru dirilis Dewan Keamanan PBB berkenaan dengan Yaman harus diterapkan terlebih dahulu.

“Kita semua ingin melihat diakhirnya peperangan militer secepatnya, tapi ada kondisi kondusif untuk diakhirnya peperangan secepatnya,” ungkap Mouallimi usai pertemuan tersebut, sebagaimana dilansir Press TV.

Kamis lalu (16/4) dalam pidato di National Press Club, Washington, yang disiarkan langsung oleh radio C-SPAN Ban Ki-moon untuk pertama kalinya menyerukan supaya segenap pihak yang terlibat dalam perang di Yaman segera menerapkan gencatan senjata demi melancarkan perundingan damai dan penyaluran bantuan ke Yaman.

“Saya menyerukan gencatan senjata secepatnya di Yaman oleh semua pihak. Saudi telah meyakinkan saya, mereka mengerti keharusan adanya proses politik,” kata Ban.

Sedangkan Dewan Keamanan PBB pada 14 April lalu merilis resolusi berkenaan dengan Yaman yang antara lain mendesak Ansarullah (Houthi) supaya menarik pasukannya dari semua lokasi Yaman yang didudukinya, termasuk Sanaa, ibu kota negara ini.

Resolusi itu juga menyerukan embargo senjata terhadap Ansarullah serta pembekuan aset dan pencekalan pemimpin Ansarullah, Abdel Malik al-Hoiuthi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL