السعودية تواصل عدوانها على اليمن وعدد الشهداء يتخطى 3500Sanaa, LiputanIslam.com – Arab Saudi masih terus membombardir berbagai kota di Yaman, namun tentara Yaman yang didukung oleh komite-komite revolusi yang terafiliasi dengan gerakan Ansarullah (Houthi) juga masih terus bergerak maju di kota Taiz dan memperkuat kekuasaannya di berbagai kawasan utama di sana, sementara puluhan mayat para anggota kelompok takfiri bertebaran di jalan-jalan. Demikian dilaporkan IRNA, Senin kemarin (28/4)

Selain di Taiz, tentara Yaman juga mengalami kemajuan pesat di front Maarib meskipun kelompok-kelompok takfiri yang mereka perangi di sana dibantu serangan udara Saudi. Tentara Yaman telah mencapai kawasan sekitar Maarib dan menguasai dua wilayah Talaah Hamra dan titik militer dari arah barat kota setelah terlibat pertempuran sengit dengan kawanan takfiri bersenjata. Dilaporkan bahwa banyak petempur takfiri yang tewas dalam peristiwa ini.

Sementara itu, memasuki bulan kedua serangan udara Saudi ke Yaman, jet-jet tempur Saudi Senin kemarin meningkatkan serangannya ke kawasan Faj Atan, Arhab dan Sanhan di provinsi Sanaa. Sedangkan di kota Sanaa, serangan udara Saudi menerjang markas Divisi I Pasukan Lapis Baja, kamp al-Arqub dan beberapa rumah dan properti warga sipil. Beberapa kota dan kawasan lain, Hajjah, Lahij, provinsi dan kota Aden, provinsi Dhamar dan provinsi Syabwah. Beberapa orang dilaporkan tewas dan luka akibat serangan tersebut, termasuk anak kecil.

Lembaga HAM Yaman Bait al-Hurriyah (Rumah Kebebasan), sebagaimana dilaporkan Yemen Street, mengumumkan bahwa selama 30 hari Saudi dan sekutunya membombardir Yaman sejak 26 Maret lalu sebanyak 3512 orang tewas, termasuk 492 anak kecil dan 209 perempuan, sementara lebih 6189 orang lainnya luka-luka, termasuk 978 anak kecil dan 713 perempuan.

Lembaga ini juga menyebutkan bahwa sebanyak 4.898 unit rumah hancur dan 90000 – 95000 kepala keluarga mengungsi akibat perang saudara Yaman dan serangan udara Saudi.

Namun demikian, juru bicara angkatan bersenjata Yaman menyebutkan korban tewas sekitar 1000 orang, sementara para pejabat resmi Yaman lainnya belum menunjukkan pernyataan yang membenarkan ataupun menepis data lembaga HAM tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL