Bom Saudi di Sanaa Oktober 2016

Bom Saudi di Sanaa Oktober 2016

Sanaa, LiputanIslam.com – Juru bicara kelompok Ansarullah Yaman (Hothi) Mohammad Abdul Salam menegaskan bahwa Arab Saudi dan sekutunya menyerang banyak sasaran sipil, tapi kemudian berdalih hal itu dilakukan demi memburu para pemimpin Houthi dan sekutunya. Bersamaan dengan ini satu gembong ISIS di Yaman tewas.

“Pasukan koalisi agresor pimpinan Saudi membunuhi orang-orang tak berdosa, warga sipil, para lansia, orang-orang perempuan, anak-anak kecil desa, permukiman penduduk, tempat-tempat hiburan, majelis dukacita, panti jompo, sekolah, pasar, jembatan, pabrik susu, dan lain-lain, tapi kemudian mengatakan bahwa semua ini ditujukan untuk menyasar para pemimpin Houthi dan Ali Abdullah Saleh (mantan presiden Yaman),” ungkap Abdul Salam di halaman facebooknya, Selasa (8/11/2016).

Dia menambahkan, “Mereka membombardir Yaman dengan berbagai jenis rudal termal mutakhir, mengupah pasukan bayaran dari berbagai belahan dunia, membeli sikap berbagai negara dan lembaga, dan mengerahkan segenap kekuatan dan dananya untuk menunjang agresinya terhadap Yaman, lalu mengatakan bahwa semua ini semata-mata demi mendukung orang-orang Yaman dan memulihkan otoritas hukum.”

Dia juga menegaskan, “Mereka tak mengerti etika perang, tidak menghargai norma-norma Islam, moralitas Arab dan nilai kemanusiaan. Mereka terbiasa berdusta secara blak-blakan dan memalukan. Mereka sangat memerlukan – tapi gagal- mencari pembenaran atas agresinya terhadap Yaman.”

Sementara itu, gembong ISIS dalam memimpin kelompok Brigade Hasm, Sam Mohammad Naji al-Taizi alias Abu Abdurrahman tewas bersama sejumlah pasukan bayaran di front al-Shalo, provinsi Taiz. Tidak dijelaskan bagaimana dia dan sejumlah orang lain itu terbunuh.

Naji al-Taizi adalah gembong ISIS yang diketahui bertanggungjawab atas berbagai kejahatan dan pembunuhan, termasuk terhadap tentara dan para anggota komite rakyat yang tertawan.

Sebelumnya, Izzuddin Abdullah Said Saif al-Makhlafi, kemenakan pemimpin pasukan bayaran Brigade al-Shaaliq, Azam al-Farhan, tewas diserang kawanan bersenjata tak dikenal di tengah kondisi aksi saling bunuh antar sesama pasukan bayaran di Taiz. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL