Jeddah, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengaku berharap Qatar memberikan tanggapan “positif” atas permintaan sejumlah negara Arab yang menuduhnya mendukung teroris dan mengecam kedekatan Qatar dengan Iran.

“Kami berharap ada tanggapan positif untuk penyelesaian krisis,” ungkapnya dalam konferensi pers dengan sejawatnya dari Jerman, Sigmar Gabriel, di Jeddah, Arab Saudi, Senin malam (3/7/2017).

Dia menekankan bahwa tanggapan tertulis Qatar yang telah diserahkan kepada Kuwait selaku mediator “akan dipelajari secara cermat.”

Seperti diketahui, Saudi bersama Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir telah memutus hubungan dengan Qatar dan mengenakan sanksi ekonomi terhadap negara ini sejak 5 Juni lalu. Al-Jubeir mengatakan bahwa tindakan ini harus dilakukan demi “mendorong Qatar agar mengubah kebijakan yang merugikan Qatar sendiri dan negara-negara regional.”

Dia mengaku telah mengadakan pembicaraan dengan Gabriel mengenai “keharusan menghentikan dukungan kepada terorisme, radikalisme, ujaran kebencian, dan campur tangan urusan orang lain.”

Di pihak lain, Gabriel mengatakan bahwa Jerman menyokong upaya mediasi Kuwait dan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat di tengah krisis Teluk Persia dewasa ini.

Gabriel mengawali safari ke sejumlah negara Teluk Persia dengan berkunjung ke Arab Saudi untuk kemudian berlanjut ke UEA dan Qatar.

Empat negara yang memutus hubungan dengan Qatar telah menyerahkan daftar permintaannya kepada Doha pada 22 Juni lalu. Mereka antara lain meminta penutupan stasiun televisi Al-Jazeera, penurunan taraf hubungan dengan Teheran, dan penutupan pangkalan militer Turki di Qatar.

Rabu besok (5/7/2017) para menlu dari empat negara itu akan mengadakan pertemuan di Kairo, Mesir, untuk mengambil keputusan lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan ditempuh secara sepihak terhadap Qatar.(mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL