Sanaa, LiputanIslam.com – Tokoh Ansarullah (Houthi) yang menjabat Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman Mohammad Ali al-Houthi berkomentar mengenai apa yang disebutnya klaim dusta Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengenai Iran, termasuk kemampuan keduanya untuk mengalahkan Iran.

“UEA mengaku memblokade Iran di Yaman tapi meminta Iran mempertahankan perusahaan-perusahaannya di Dubai,” cuit Ali al-Houthi di halaman Twitternya, Rabu (2/5/2018).

UEA belakangan juga melontarkan pernyataan-pernyataan provokatif terhadap Iran, namun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Iran pada Januari lalu melaporkan bahwa pemerintah UEA termasuk negara yang berada di urutan teratas dalam menjalin hubungan dagang dengan Iran selama sembilan bulan terakhir.

Mengenai Saudi dia menyebutkan, “Kalau memang Saudi dapat memerangi Iran seperti mereka (Saudi) katakan maka sejak awal mereka sudah bercokol di Suriah sebagaimana yang dilakukan Iran, dan menempatkan pasukan militernya bersama para sekutunya di sana. Tapi setelah kalah malah mengaku siap hadir di Suriah jika diperlukan. Katakan kepada Saudi bahwa hal ini seharusnya sudah dilakukan sejak berapa tahun silam, tapi  mereka tak berani berhadapan dengan Iran dan sekutunya di Suriah.”

Ali al-Houthi menambahkan,”Para jenderal Saudi hendaknya berhenti membuat sensasi di media dengan tujuan berlagak mampu menamatkan Iran dan bahwa Iran adalah musuh nomor wahidnya. Perang masih berlangsung di Suriah, dan para jenderal Iran masih mengelola perang, mulai Soleimani hingga tentara terkecilnya, sebagaimana kita lihat mereka di media. Sedangkan kalian (Saudi), mana keberadaan kalian di Suriah, dan siapa para jenderal kalian di sana?” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*