The Week In Mideast Photos GalleryRiyadh, LiputanIslam.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arab Saudi, Senin (31/11), menyatakan tiga tentara penjaga perbatasan negara ini tewas di kawasan Jazan di bagian selatan negara ini ketika berusaha menghadang pasukan Yaman yang menerobos perbatasan Saudi pada Minggu sore (30/11).

“Para penjaga perbatasan di jalur pertanian di kawasan Jazan Ahad kemarin berhasil mencegat upaya penyusupan unsur-unsur antagonis ke dalam wilayah kerajaan (Saudi) melalui perbatasan. Mereka (para penyusup) menggunakan senjata otomatis dan mortir yang ditargetkan pada pos pemantau milik pasukan penjaga perbatasan,” ungkap

Kemendagri dalam sebuah statemennya, sebagaimana dikutip kantor berita Saudi, SPA.

Stetemen itu menambahkan, “Mereka telah dicegat, terjadi kontak senjata dengan mereka, dan mereka dapat dipaksa kabur ke tempat asal mereka.”

Dalam statemen-statemen resmi pemerintah Saudi, kata “mu’adiyah” (antagonis/musuh) digunakan untuk menyebut pasukan Ansarallah (Houthi) dan tentara Yaman loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Statemen itu kemudian menyatakan bahwa tiga tentara Saudi berpangkat tamtama tewas dalam kontak senjata dengan pasukan Yaman tersebut.

Di pihak lain, pasukanYaman mengumumkan telah melancarkan “operasi militer besar “ dan berhasil merebut beberapa posisi Saudi , menguasai sepenuhnya sejumlah desa di wilayah Saudi di barat kota al-Khubah, provinsi Jazan, merampas 10 mesin perang Saudi, dan merebut pangkalan Nuhuqah di Najran, Saudi.

Sumber militer Yaman menyatakan bahwa pasukan gabungan Yaman telah terlibat pertempuran dengan pasukan Saudi yang berujung pada keberhasilan pasukan Yaman menguasai beberapa pos militer serta terbunuh dan terlukanya puluhan tentara Saudi, namun Riyadh hanya mengakui tiga tentara yang tewas.

Di dalam wilayah Yaman sendiri terjadi pertempuran di salah satu kawasan militer kawanan bersenjata di kota Marib hingga menewaskan Nasir Qamad al-Obeidi, komandan pasukan pendukung presiden tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi.

Di tempat lain, tujuh warga Yaman dari satu keluarga meninggal akibat serangan udara pasukan Saudi di provinsi Ibb, Yaman.

Sedangkan di Taiz sebanyak 11 perempuan juga terbunuh dan beberapa lainnya luka-luka akibat serangan udara terhadap tempat perkumpulan kaum perempuan di distrik al-Masrakh. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL