عاصفة الحزم تتحول إلى عاصفة إحباط عبر تويتر+صورRiyadh, LiputanIslam.com – Meskipun sudah mengumumkan penghentian serangan udara ke Yaman, Arab Saudi ternyata masih sempat beberapa kali menggempur Yaman. TV pemerintah Saudi, Al Ekhbariya, melaporkan bahwa jet tempur Saudi telah lima kali menyerang posisi-posisi milisi Ansarullah (Houthi) di bagian selatan Yaman, Rabu (22/4).

Reuters dari Kairo juga melaporkan bahwa beberapa lama setelah pengumuman penghentian operasi “Badai Mematikan” tersebut Saudi dua kali menggempur provinsi Lahij, Yaman.

Selain itu, menurut laporan IRNA, Saudi juga menggempur sejumlah kawasan sipil di Sanaa, ibu kota Yaman, dan beberapa kali menyerang kamp al-Istiqbal di utara Sanaa serta markas Divisi Lapis Baja 35 di kota Taiz. Markas ini berhasil direbut oleh pasukan koalisi Ansarullah-Ali Abdullah Shaleh setelah beberapa jam terlibat pertempuran dengan pasukan pendukung presiden pelarian Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi.

Masih di Taiz, jet tempur Saudi juga membombardir kawasan perkebunan dan lokasi permukiman pasukan Ansarullah dan Abdullah Shaleh.

Sumber-sumber lokal kota ini mengatakan masih terjadi pertempuran antara pasukan Ansarullah dan pasukan Abdullah Shaleh di satu pihak dan pasukan loyalis Mansur Hadi di pihak lain di kawasan Syar’ab di barat kota Taiz.

Saudi juga dilaporkan tetap mencegah pengiriman bantuan bahan makanan dan obat-obatan kepada korban luka dan penduduk Yaman secara umum yang terblokir sehingga mengundang kecaman kecaman berbagai lembaga internasional terhadap Saudi.

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengaku prihatin atas berlanjutnya serangan Saudi dan mendesak supaya pertempuran di Yaman segera diakhiri.
“Saya prihatin membaca laporan mengenai dimulainya lagi serangan udara ke Yaman, dan setulusnya sata berharap serangan itu diakhiri secepatnya,” ungkap Ban, seperti dikutip Reuters.

Seperti diketahui, Selasa malam (21/4) pemerintah Saudi mengumumkan penghentian serangan udara yang dilancarkan koalisi Arab pimpinan Saudi terhadap Yaman dengan sandi “Badai Mematikan”. Disebutkan bahwa penghentian serangan itu yang berlangsung hampir satu bulan penuh itu dimulai pada pertengahan malam pukul 24.00 waktu Mekkah al-Mukarramah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL