saudi_mersRiyadh, LiputanIslam.com –  Pemerintah Arab Saudi mengkonfirmasi adanya tujuh kasus baru virus Corona atau yang lazim disebut  MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus).

Departemen Kesehatan Arab Saudi Minggu (22/4/2014) menyatakan tujuh kasus baru ini telah terungkap selama akhir pekan lalu sehingga jumlah pasien yang terinfeksi wabah ini menjadi 36 orang dalam lima hari terakhir.

Sebagian besar infeksi terjadi di kota pelabuhan Jeddah, yakni sebanyak 30 orang telah terinfeksi sejak 14 April lalu, enam diantaranya berat. Sedangkan enam kasus lainnya ditemukan di Riyadh, satu di antaranya berat.

Departemen Kesehatan Arab Saudi juga melaporkan bahwa total jumlah warga yang terserang penyakit sindrom pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona ini mencapai 231 orang, 76 diantaranya meninggal dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Sabtu lalu juga mengungkap dua kasus baru MERS di Uni Emirat Arab.  WHO menyebutkan bahwa dua kasus baru ini masih berasal dari rumah sakit yang sama di Abu Dhabi, tempat dilaporkannya sejumlah kasus virus Corona pada pekan lalu.

MERS masih satu keluarga dengan SARS. Virus ini ditemukan pertama kali di Timur Tengah pada September 2012, yaitu pada seorang pria di Qatar yang baru pulang dari Arab Saudi.

Virus Corona menimbulkan gejala batuk, demam dan radang paru-paru, dan seolah tidak menular seperti SARS yang telah membunuh 800 orang pada epidemi tahun 2003.

Selain di Arab Saudi, MERS juga dilaporkan menyebar di beberapa negara Teluk Persia lainnya serta Tunisia, Italia, Jerman dan Inggris.

Sejauh ini belum ada negara yang menerbitkan travel warning terkait wabah ini, namun WHO mengimbau otoritas kesehatan di seluruh dunia supaya mewaspadai penyakit ini. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL