tentara bertopeng saudiRiyadh, LiputanIslam.com –   Pemerintah Arab Saudi menyatakan pihaknya mulai mengerahkan pasukan khusus yang memiliki kemampuan perang gerilya di kawasan perbatasannya dengan Yaman. Demikian dilaporkan Alalam, Selasa (15/12).

Hal tersebut dinyatakan sehari setelah terjadinya serangan telak pasukan Yaman yang menewaskan ratusan pasukan koalisi pimpinan Saudi di kawasan Bab al-Mandab, Senin (14/12). (Baca: Gempar, Ratusan Pasukan Koalisi Pimpinan Saudi Tewas Dirudal Pasukan Yaman)

Menteri Dalam Negeri Saudi Mohammad bin Nayef mengeluarkan instruksi pengerahan pasukan khusus itu untuk misi perang gerilya di berbagai wilayah pegunungan demi mendukung pasukan militer Saudi dalam pertempuran melawan pasukan Yaman.  Pasukan itu diberi kewenangan melakukan pendataan, penangkapan, investigasi, pengusiran dan penembakan.

Sebelumnya, pemerintah Riyadh mengakui bahwa sebanyak 80 tentara dan pasukan penjaga perbatasannya tewas dalam kontak senjata di wilayah perbatasannya dengan Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL