bom saudi di yamanRamallah, LiputanIslam.com –  Jet tempur pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang hampir semua kantor media di provinsi Saadah, Yaman. Situs berita Saadahnet Senin (1/5) melaporkan bahwa kerugian yang dialami kalangan pers di provinsi ini akibat serangan tersebut sangat besar, dan sebagian wartawan menderita luka parah dan berada dalam kondisi kritis.

Menurut Saadahnet, sejauh ini sudah ada dua wartawan yang terbunuh, dan dua lainnya menderita luka parah, sementara beberapa rumah wartawan ada yang hancur total atau rusak parah.

“Enam bangunan wartawan dan insan media, termasuk bangunan radio lokal Saadah, kantor pemberitaan lokal, bangunan kantor berita Yaman, Saba, kantor TV al-Masirah, kantor Minbar al-Islam, dan kantor lembaga penyiaran al-Alwan li al-Intaj hancur total atau rusak berat,” rinci Saadahnet.

Serangan Saudi terhadap kalangan wartawan dilakukan serempak dengan tekanan kawanan teroris al-Qaidah terhadap kalangan profesional yang sama di kota al-Mukalla.

Para wartawan di al-Mukalla belum lama ini dalam suratnya kepada Persatuan Pers Yaman mengaku mendapat ancaman pembunuhan dari jaringan teroris al-Qaeda. Menurut mereka, al-Qaeda bahkan meneror wartawan dengan cara menebar daftar nama wartawan yang akan mereka bunuh.

Shabwaah Pers menyebutkan bahwa sejak menduduki al-Mukalla pada bulan lalu al-Qaedah mengancam dan memburu banyak wartawan di kota ini.

Sumber-sumber lokal mengatakan, penganiayaan terhadap wartawan oleh al-Qaeda di kota ini semakin meningkat. Satu wartawan Yaman al-Shabab pernah dianiaya dan kamera miliknya dirampas oleh Ahmad Ali Bahbari, enggota dewan lokal al-Hadhrami yang terafiliasi dengan al-Qaeda.

“Banyak wartawan terpaksa kabur diam-diam dari kota ini setelah mendapat ancaman dan menjadi buronan teroris al-Qaedah,” kata seorang narasumber.

Seiring dengan serangan udara Saudi dan sekutunya ke Yaman dalam dua bulan terakhir al-Qaedah menguat dan dapat menguasai kota al-Mukalla. Berbagai laporan menyebutkan bahwa al-Qaedah mendapat bantuan senjata dari Saudi.

Saudi dan sekutunya menebar maut dan kehancuran di Yaman sejak 26 Maret lalu untuk menumpas gerakan Ansarullah (Houthi) yang menjadi motor revolusi yang menyingkirkan pemerintahan korup Yaman yang bersekutu dengan Saudi.  Ribuan orang terbunuh dan ribuan lainnya luka-luka, termasuk perempuan, anak kecil dan lansia, akibat agresi Saudi yang juga didukung oleh Amerika Serikat tersebut. (mm)

at agresi Saudi yang juga didukung oleh Amerika Serikat tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL