Kairo, LiputanIslam.com –  Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain mengecam keras apa yang mereka sebut campur tangan Turki dan Iran dalam krisis Suriah, Selasa (11/9/2018).

Empat negara itu telah membentuk sebuah “komisi kementerian segi empat dengan misi pemantauan perkembangan krisis hubungan dengan Iran dan mekanisme pencegahan campur tangannya dalam urusan internal negara-negara Arab.”

Dalam statemen usai pertemuan di sela pertemuan tingkat menteri luar negeri ke-150 Liga Arab mereka menyatakan “mengecam intensitas campur tangan Iran dan Turki dalam krisis Suriah dan dampaknya yang berbahaya bagi masa depan, kedaulatan, keamanan, stabilitas, dan integritas Suriah serta keamanan regional.”

Komisi segi empat yang mengadakan pertemuan di bawah pimpinan UEA itu mengklaim, “Campur tangan demikian tidak membantu upaya penyelesaian krisis Suriah melalui jalur damai sesuai Jaminan Jenewa 1.”

Kecaman itu dinyatakan setelah Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gharghash pada 8 September lalu menyerukan peningkatan campur tangan Arab dalam krisis Suriah di tengah kekuatiran terhadap serangan SAA terhadap kawanan bersenjata di provinsi Idlib yang dihuni oleh sekira 4 juta penduduk.

Saudi, Mesir, UEA, dan Bahrain dalam statemen itu juga kembali menuding Iran “membangkitkan sentimen sektarianisme mazhab di negara-negara Arab” dengan cara “menyokong dan mempersenjata milisi-milisi teroris di sejumlah negara Arab.”

Menurut mereka, dengan tindakan itu Iran telah menyebabkan “kekacauan dan instabilitas yang mengancam keamanan bangsa Arab.”

Iran, Turki, dan Rusia merupakan kelompok segi tiga perundingan Astana untuk penyelesaian krisis Suriah. Segi tiga ini telah sepakat untuk berupaya mencegah jatuhnya korban sipil dalam operasi militer Pasukan Arab Suriah (SAA) di Idlib.

Dalam pertemuan di Teheran pada 7 September lalu ketiganya menyepakati keharusan memisahkan antara oposisi moderat Suriah dan kawanan teroris di Idlib.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*