sidang liga arab di mesirSharm el-Sheikh, LiputanIslam.com – Para pemimpin Arab Saudi dan negara-negara sekutunya dalam pertemuan puncak Liga Arab yang ke-26 di kota Sherm el-Sheikh, Mesir, Minggu kemarin (29/3/2014) sepakat melanjutkan invasi militer mereka ke Yaman hingga milisi Ansarullah takluk dan meletakkan senjata.

Sebagaimana dilaporkan Associated Press dari Sherm al-Seikh, Mesir, Sekjen Liga Arab Nabil Elaraby dalam deklarasi akhir sidang organisasi negara-negara Arab ini menyatakan, “Yaman sudah berada di sisi jurang sehingga diperlukan aksi penyelamatan dari negara-negara Arab dan dunia setelah semua cara damai gagal mengakhiri kudeta al-Houthi dan mengembalikan pemerintahan yang sah.”

Deklarasi pertemuan puncak Liga Arab menyebutkan bahwa para pemimpin negara-negara anggota organisasi ini juga sepakat membentuk pasukan kolektif yang terdiri atas sekitar 40,000 pasukan elit yang didukung jet-jet tempur, kapal perang dan satuan-satuan ringan pasukan lapis baja yang bermarkas di Kairo atau Riyadh.

Menyusul pidato Elaraby, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengatakan bahwa para pemimpin Arab secara prinsipal menyepakati pembentukan pasukan militer kolektif Arab.

Menurutnya, sebuah dewan tinggi di bawah pengawasan para kepala staf gabungan militer negara-negara Arab akan diaktifkan untuk merumuskan struktur dan kinerja pasukan kolektif Arab tersebut.

Tidak jelas apakah pasukan kolektif Arab itu akan melibatkan semua anggota Liga Arab yang berjumlah 22 negara. Namun tampaknya kecil sekali kemungkinan semua anggota akan terlibat, sebab ide pembentukan pasukan kolektif sedemikian rupa belum pernah ditindak lanjuti meskipun perjanjian pertahanan kolektif antarnegara Arab sudah diteken sejak 65 tahun silam.

Minggu kemarin serangan udara Saudi dan negara-negara Arab sekutunya memasuki hari keempat. Serangan ini mereka lancarkan dengan dalih menyelamatkan Yaman setelah presiden negara ini, Abd Rabbuh Mansur Hadi, tersingkir dari posisinya akibat revolusi yang digerakkan oleh kelompok Ansarullah atau Syiah al-Houthi . (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*