Riyadh, LiputanIslam.com –  Sumber-sumber perbankan mengungkap bahwa otoritas Arab Saudi bekerjasama dengan bank pusat dan bank-bank lokal telah membekukan sekira 1000 – 1300 rekening  bank para emir dan tokoh Saudi yang ditahan dengan tuduhan terlibat tindak pidana korupsi.

Sumber-sumber itu, Selasa (7/11/2017),mengatakan kepada kantor berita Turki, Anadolu, bahwa jumlah rekening itu masih berpotensi meningkat drastis bersamaan dengan bertambahnya jumlah orang yang ditahan, atau bersamaan dengan pembekuan rekening-rekening baru orang-orang yang sudah ditahan.

Sementara itu, Saudi juga akan mengumumkan bahwa perusahaan-perusahaan milik para tahanan masih dapat melanjutkan aktivitasnya seperti biasa.

Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan bahwa Putera Mahkota Mohamad Bin Salman telah menugaskan para menteri terkait agar melakukan tindakan yang memungkinkan perusahaan-perusahaan dan direksi-direksi eksekutif yang ada di dalamnya tetap melanjutkan aktivitas perekonomian, proyek, transaksi keuangan, dan adminitrasi sesuai sistem dan peraturan internal masing-masing, dan mengindahkan hak semua pihak terkait.

Raja Salman Bin Abdulaziz Sabtu lalu mengeluarkan beberapa dekrit yang satu di antaranya memerintahkan pembentukan komisi tinggi di bawah pimpinan Putera Mahkota Mohamad Bin Salman untuk penyelidikan kasus-kasus korupsi dan pengambilan tindakan hukum terhadap para tersangka.

Menyusul dekrit ini, TV Alarabiya yang didanai Saudi mengutip laporan beberapa sumber anonim bahwa komisi itu telah menahan 11 pangeran, empat menteri, dan puluhan mantan pejabat karena diduga terlibat tindak korupsi. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL