korban nelayan yamanSanaa, LiputanIslam.com – Jet tempur Arab Saudi dilaporkan telah menyerang para nelayan Yaman hingga menyebabkan ratusan nelayan tewas dan luka, sementara lembaga Amnesti Internasional menyatakan Saudi telah melakukan kejahatan perang terkait serangannya terhadap Rumah Sakit (RS) Hayadeen di provinsi Sa’dah, Yaman. Dilaporkan pula pesawat pengirim senjata Saudi tertembak jatuh di Yaman.

Sebagaimana dilaporkan al-Ahed, Kamis (29/10), Asosiasi Nelayan Provinsi Hudayda, Yaman, dalam statemennya menyatakan jet tempur Saudi telah melakukan genosida yang menjatuhkan korban tewas dan luka sebanyak 200 orang yang terdiri atas nelayan, anggota tim penyelamat dan warga yang tak berdosa.

Menurut asosiasi itu, Saudi mencoba menghancurkan semua sumber pendapatan rakyat Yaman dengan tujuan memaksa bangsa negara ini supaya bertekuk lutut kepada Riyadh.

“Para nelayan diserang ketika sedang bekerja mencari ikan,” ungkap asosiasi tersebut .

Asosiasi nelayan ini mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga-lembaga peduli HAM dunia supaya bergerak mencegah berlanjutnya kejahatan Saudi.

Sementara itu, lembaga amnesti internasional menegaskan harus ada penyelidikan secara independen, menyeluruh dan secepatnya terhadap serangan udara Saudi Selasa malam lalu (27/10) terhadap RS Hayadeen, provinsi Sa’dah. RS ini dikelola oleh Dokter Lintas Batas (Médecins Sans Frontières/MSF) dengan dukungan dari Dana Anak-Anak PBB, UNICEF, dan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.

“Serangan terhadap Rumah Sakit Hayadeen yang menjatuhkan beberapa korban luka di kalangan sipil dan menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah sakit menyalahi undang-undang internasional. Serangan udara yang dilakukan secara beruntun terhadap beberapa rumah sakit menunjukkan adanya unsur kesengajaan,” ujar Direktur Amnesti Internasional untuk Timteng dan Afrika Utara,” Philip Luther, sebagaimana dikutip kantor berita Yaman, Saba.

Dia juga menyebutkan kesaksian para pekerja MSF bahwa Saudi melancarkan dua kali serangan beruntun terhadap RS Hayadeen.
Sebelumnya, Sekjen PBB Ban Ki-moon juga mengecam serangan Saudi tersebut. (Baca: Sekjen PBB Kecam Serangan Saudi Terhadap Rumah Sakit di Yaman )

Pesawat Saudi Tertembak Jatuh

Pasukan militer dan komite revolusi rakyat Yaman berhasil menembak jatuh pesawat Saudi yang digunakan untuk menerjunkan senjata untuk pasukan sekutunya di Gunung Sabr, provinsi Taiz.

Sebagaimana dilansir Alalam, sumber-sumber di provinsi Taiz menjelaskan bahwa pesawat penyuplai senjata itu tertembak jatuh di kawasan Hasban dan menimbulkan ledakan-ledakan yang berlangsung lama di lokasi jatuhnya pesawat akibat senjata dan amunisi yang dibawanya.

Sebelum tertembak, pesawat itu sempat menerjunkan senjata-senjata mutakhir kepada para sekutu Yamannya yang terdesak di kota Taiz.
Seperti diketahui, Saudi dan beberapa negara sekutunya melancarkan serangan udara ke Yaman sejak Maret lalu dan sampai sekarang, namuntak kunjung berhasil mencapai tujuannya, yaitu mengusir milisi Ansarallah dari Sanaa, ibu kota Yaman dan berbagai kawasan lain di negara ini.

Serangan itu digalang Saudi demi membela pemerintahan presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi yang tersingkir oleh revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarallah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL