AlQuds, LiputanIslam.com –  Seorang pria Israel tewas terkena tikaman di bagian dada dalam insiden serangan yang terjadi di luar pemukiman Ariel di Tepi Barat.

Pria bernama Rabbi Itamar Ben-Gal, 29 tahun, itu  diserang oleh warga Israel berdarah Palestina yang menyeberang jalan menuju Ben-Gal, yang berdiri di depan halte bus, kemudian menikamnya. Ben-Gal sempat melarikan diri ke seberang jalan dan dikejar oleh penyerang.

Militer Israel mengatakan satu anggotanya telah mengidentifikasi penyerang kemudian mengejar dan menabraknya dengan kendaraannya, namun penyerang berhasil melarikan diri.

Media Israel mengatakan bahwa penyerang berkewarganegaraan Israel, namun dinas keamanan militer dan Shin Bet tidak mengkonfirmasi identitasnya.

Ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat di Tepi Barat sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember. Pengakuan ini  melanggar kebijakan AS selama puluhan tahun bahwa status Al-Quds harus diputuskan dalam perundingan damai antara Israel dan Palestina.

Yerusalem Timur direbut dan diduduki oleh Israel dalam perang 1967. Orang-orang Palestina menginginkannya untuk ibu kota negara Palestina akan yang didirikan di masa mendatang, sementara Israel menganggap seluruh bagian kota ini sebagai ibukota abadi dan tak terpisahkan, namun klaim ini tidak diakui oleh masyarakat internasional. (mm/jerussalempost/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*